Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Tips LSF untuk Orangtua: Cara Memilih Tontonan Sesuai Usia Anak

Lembaga sensor film (LSF) mendorong pentingnya kesadaran masyarakat, terutama orang tua, untuk memilih tontonan yang sesuai dengan usia anak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tips LSF untuk Orangtua: Cara Memilih Tontonan Sesuai Usia Anak
freepik
Ilustrasi anak menonton. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Sensor Film (LSF) mendorong pentingnya kesadaran masyarakat, terutama orang tua, untuk memilih tontonan yang sesuai dengan usia anak-anak mereka. 

Dalam acara nonton bareng (nobar) dan sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GN BSM) di Bioskop XXI Plaza Senayan, Senin (17/11/2024), Ketua LSF, Naswardi, memberikan panduan bagi orangtua agar lebih cermat dalam mendampingi anak saat menonton.

Baca juga: Promosi Film Nasional, LSF Gandeng Bioskop dan Rumah Produksi

Naswardi menjelaskan bahwa salah satu upaya LSF dalam memberikan literasi kepada masyarakat adalah melalui kode warna yang tercantum di tiket bioskop. 

"Khusus untuk bioskop, kita punya maskot, jingle, dan warna di belakang tiket," jelas Naswardi, Senin.

"Misalnya, 21+ itu warna hitam, biru untuk 13+, dan kuning untuk kategori lain. Ini adalah bagian dari literasi agar masyarakat punya rujukan pentingnya nonton sesuai usia," lanjutnya.

Menurutnya, memilih tontonan yang sesuai usia bukan hanya soal hiburan, tetapi juga menyangkut aspek psikologi perkembangan anak

Rekomendasi Untuk Anda

"Kekhawatirannya ada pada kelompok rentan, khususnya anak-anak. Kalau anak usia 7 tahun menonton film untuk 21+, tentu isi kontennya tidak sesuai dengan perkembangan psikologi mereka," ujar Naswardi.

LSF juga mengimbau agar orangtua tidak hanya memperhatikan tontonan di bioskop, tetapi juga di televisi dan platform digital lainnya. 

"Ini adalah penanaman nilai pertama untuk orang tua dalam mengakses tontonan, baik di bioskop, televisi, maupun jaringan teknologi informatika. Peran orang tua sangat penting dalam hal ini," ungkapnya.

Dengan literasi yang tepat, LSF berharap masyarakat, terutama orang tua, dapat menjadi filter pertama bagi anak-anak mereka dalam mengakses tontonan yang mendidik dan sesuai usia. 

Program GN BSM menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan budaya sensor mandiri yang kuat di Indonesia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas