Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Chicco Kurniawan Menangis Saat Reading Skenario Film 1 Kakak 7 Ponakan

Chicco menjelaskan bahwa pada awalnya ia belum sepenuhnya memahami alasan di balik emosinya tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Chicco Kurniawan Menangis Saat Reading Skenario Film 1 Kakak 7 Ponakan
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak
Para pemain film "1 Kakak 7 Ponakan" usai menggelar konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2025). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Chicco Kurniawan mengaku tak bisa menahan air mata saat pertama kali membaca skenario film "1 Kakak 7 Ponakan". 

Tanpa analisis mendalam, ia langsung larut dalam emosi karakter Moko, sosok paman muda yang harus mengorbankan impiannya demi merawat keponakan-keponakannya.

"Pada saat reading tuh, pembacaan pertama tanpa ada analisis apapun, nangis. Di 20 page terakhir tuh gak bisa (nahan tangis)," kata Chicco saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2025).

Chicco menjelaskan bahwa pada awalnya ia belum sepenuhnya memahami alasan di balik emosinya tersebut. 

Namun, seiring proses syuting berjalan, ia mulai menemukan kedekatan emosional dengan karakter Moko.

Baca juga: Chicco Kurniawan Belajar soal Uang Digital Demi Perankan Oscar di Film 13 Bom di Jakarta

"Setelah dikunyah, setelah dikunyah, ketemunya mungkin baru di tengah-tengah syuting," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Film "1 Kakak 7 Ponakan" merupakan adaptasi dari karya mendiang Arswendo Atmowiloto, yang sebelumnya dikenal sebagai serial televisi populer di era 1990-an. 

Film ini menggali tema generasi sandwich, yakni mereka yang harus menanggung beban merawat generasi di atas dan di bawahnya secara bersamaan.

Bagi Chicco, karakter Moko bukan hanya tentang perjuangan, tetapi juga tentang pilihan hidup. 

Ia merasa terinspirasi dengan bagaimana Moko menghadapi tanggung jawabnya dengan kasih sayang, bukan kepahitan.

"Aku tuh selalu pengen jadi orang yang pilihan hidupnya seperti Moko. Selalu bisa pilih kasih di dalam sebuah keluarga," jelasnya.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas