Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ikang Fawzi Perlahan Ikhlas, Kenangan Marissa Haque Masih Membekas di Pagi Hari

Sejauh ini, Ikang perlahan mulai mengikhlaskan kepergian Marissa, meskipun bukan hal yang mudah baginya

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ikang Fawzi Perlahan Ikhlas, Kenangan Marissa Haque Masih Membekas di Pagi Hari
wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo
KENANG ISTRI - Ikang Fawzi di acara Lintas Melawai, Jumat (11/10/2024) malam. Musisi Ikang Fawzi merasakan perubahan besar dalam hidupnya sejak kepergian sang istri, Marissa Haque, pada Oktober 2024 lalu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Musisi Ikang Fawzi merasakan perubahan besar dalam hidupnya sejak kepergian sang istri, Marissa Haque, pada Oktober 2024 lalu.

Sejauh ini, Ikang perlahan mulai mengikhlaskan kepergian Marissa, meskipun bukan hal yang mudah baginya.

"Belum 100 persen sih, tapi saya berusaha menuju ke sana," ujar Ikang Fawzi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2025).

Kenangan bersama sang istri masih melekat kuat di ingatannya, terutama saat pagi hari.

Dulu, setiap bangun tidur, ia selalu melihat sosok Marissa di sisinya.

Mendiang istrinya selalu menyiapkan sarapan serta pakaian, tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk anak-anak mereka.

"Setiap kali bangun pagi, saya selalu melihat dia. Sebelum saya pergi, dia mencium saya, selalu dengan doanya. Dia juga yang mengurus sarapan saya," kenangnya.

Baca juga: Potret Ikang Fawzi Turun 10 Kg setelah 2 Bulan Ditinggal Marissa Haque, Akui Depresi

Rekomendasi Untuk Anda

Kepergian Marissa meninggalkan duka mendalam bagi Ikang Fawzi. Ia merasa kehilangan sosok perempuan yang paling dicintainya.

"Sangat sulit, karena bagaimanapun dia adalah istri saya. Perannya luar biasa. Dalam setiap proses hidup saya, dia selalu hadir," ungkapnya.

Meski begitu, Ikang masih memiliki anak-anak yang kini berusaha menggantikan peran Marissa di rumah. Mereka saling menguatkan satu sama lain dalam menghadapi kehilangan ini.

"Kami saling menguatkan. Dan saya bersyukur memiliki anak perempuan yang lebih perhatian kepada saya," tutur Ikang.

"Seperti tadi pagi, ketika saya hendak berangkat ke sini. Walaupun masih subuh, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka tetap bangun dan berusaha menyiapkan hal-hal yang dulu biasa dilakukan ibu mereka," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas