Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Komentar Beberapa Artis dan Penyanyi Usai Lagu Band Sukatani Lenyap dari Peredaran

Baru-baru ini, band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan. Lagu 'Bayar Bayar Bayar' viral di media sosial hingga menuai polemik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Komentar Beberapa Artis dan Penyanyi Usai Lagu Band Sukatani Lenyap dari Peredaran
Tangkapan layar Instagram Grup Sukatani dan fotografer @Noisaresip
SUKATANI MINTA MAAF - Band Sukatani meminta maaf usai lagu berjudul Bayar Bayar Bayar viral. Lagu itu dinilai menyudutkan institusi Polri. (Tangkapan layar Instagram Grup Sukatani dan fotografer @Noisaresip) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru-baru ini, band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan.

Hal itu setelah lagu mereka yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar' viral di media sosial hingga menuai polemik.

Baca juga: Kapolri Tanggapi Polemik Lagu Band Sukatani: Polri Tidak Anti Kritik, Kita Harus Legowo

Lagu tersebut diduga mengkritik praktik korupsi di kalangan oknum kepolisian. Muncul dugaan juga bahwa beberapa oknum polisi merasa tersinggung dengan lagu itu.

Alhasil, setelah viral, dua personel Sukatani, Muhammad Syifa Al Lutfi dan Novi Citra Indriati, menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri dan institusi Polri, serta menarik lagu tersebut dari semua platform. 

Tindakan ini memicu berbagai reaksi dari kalangan musisi dan masyarakat. Beberapa artis menyuarakan dukungan mereka melalui media sosial.

Baca juga: Buka Topengnya, Band Sukatani Mendadak Minta Maaf Lalu Tarik Lagu Bayar Bayar Bayar dari Peredaran

"Tempo hari lukisan diturunkan dari pameran, hari ini lagu dicabut dari peredaran. besok apa lagi?" kata Soleh Solihun dikutip Tribunnews.com dari akun twitternya, Jumat (21/2/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Fanny Soegi dan Baskara Putra yang sama-sama seorang penyanyi ikut berkomentar terkait polemik itu.

"Dipikir-pikir lagi lucu yo, sama lagu masa takut," ujar Fanny.

"Ada lagu udah mulai kena bredel. sedih banget denger kabarnya. 1312," ungkap Baskara.

Peristiwa ini menyoroti dinamika antara kebebasan berekspresi dalam seni dan respons institusi terhadap kritik yang disampaikan melalui karya seni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas