Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Surya Bangga Ray Sahetapy Tak Pernah Malu Punya Anak Tuli

Surya Sahetapy, anak ketiga Ray Sahetapy, adalah seorang tuli. Namun Ray tak pernah merasa malu. Bahkan ia mengajarkan kepercayaan diri pada anaknya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Surya Bangga Ray Sahetapy Tak Pernah Malu Punya Anak Tuli
Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
PEMAKAMAN RAY SAHETAPY - Panji Surya Sahetapy ungkap rasa bangganya memiliki ayah seperti Ray Sahetapy yang tak pernah malu meski dua anaknya terlahir dengan kekurangan. Panji Surya Sahetapy di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2025) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suasana haru menyelimuti pemakaman aktor senior Ray Sahetapy yang berpulang pada Selasa (1/4/2025). 

Usai pemakaman ray, Panji Surya Sahetapy selaku anak almarhum, mengungkapkan rasa bangganya terhadap sang ayah yang tak pernah malu memiliki anak tuli.

Surya yang dibantu dengan juru bahasa isyarat, mengungkapkan rasa bangganya memiliki ayah seperti Ray Sahetapy.

Baca juga: Penyesalan Slamet Rahardjo Tak Sempat Jenguk Ray Sahetapy Saat Sakit

Sebagai anak yang terlahir tuli, Surya merasa bahwa Ray selalu dengan bangga menunjukkan anak-anaknya meski memiliki kekurangan.

"Mungkin banyak yang sudah tahu, ayah punya empat anak, dua tuli dan dua pendengar," kata Panji Surya Sahetapy di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2025).

"Orang tua kami selalu bangga menunjukkan bahwa kami tuli dan memperkenalkan kepada orang lain bagaimana cara komunikasi kami," ujar Surya.

Rekomendasi Untuk Anda

Surya menegaskan bahwa sejak dulu, Ray Sahetapy selalu menanamkan kepercayaan diri kepada anak-anaknya, terutama yang tuli. 

Mereka ingin menghapus stigma bahwa penyandang disabilitas sering dipandang sebelah mata.

"Orang tua saya selalu mengatakan bahwa kita harus bangga punya anak tuli. Karena dulu, di Indonesia, orang tuli sering dianggap sebagai warga kelas dua," tuturnya.

"Tapi ayah dan ibu selalu memperjuangkan agar orang tuli bisa setara dengan yang lain," lanjut Surya.

Ray Sahetapy dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap inklusivitas dan kerap menunjukkan dukungan terhadap komunitas tuli, termasuk melalui anak-anaknya. 

Kepergiannya tentu menjadi kehilangan besar, namun semangatnya dalam memperjuangkan kesetaraan akan terus dikenang.

Ray Sahetapy dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dengan dihadiri keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesinya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas