Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

11.921 Jemaah Haji Alami Myalgia atau Nyeri Otot, Berikut Penyebab dan Cara Meredakannya

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mencatat ada sekitar 11.921 jemaah haji tahun 2025 yang mengalami myalgia atau nyeri otot.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 11.921 Jemaah Haji Alami Myalgia atau Nyeri Otot, Berikut Penyebab dan Cara Meredakannya
Tribunnews.com/Husein Sanusi
JEMAAH HAJI - Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mencatat ada sekitar 11.921 jemaah haji tahun 2025 yang mengalami myalgia atau nyeri otot. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Myalgia atau nyeri otot sering dianggap sepele.

Padahal jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas sehari-hari terutama saat menjalankan ibadah haji di tanah suci.

Baca juga: Pegal-pegal hingga Nyeri Otot Sepulang Mudik Lebaran, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mencatat ada sekitar 11.921 jemaah haji tahun 2025 yang mengalami myalgia.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Mohammad Imran, MKM menyebutkan, beberapa faktor penyebab tingginya angka myalgia pada jemaah haji.

Penyebab utamanya adalah aktivitas fisik yang berlebihan seperti tawaf, sa'i, melempar jumrah, dan berjalan jarak jauh.

"Ibadah haji merupakan ibadah yang mengandalkan kekuatan fisik. Aktivitas berjalan kaki yang intens membuat otot bekerja lebih keras dari biasanya, yang memicu kelelahan dan nyeri otot," jelas dia dikutip Senin (7/7/2025).

Baca juga: 3 Jemaah Haji yang Hilang Belum Diketahui Nasibnya, PPIH Arab Saudi Terus Lakukan Upaya Pencarian

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian penyebab kedua berupa perubahan iklim dan lingkungan ekstrem antara daerah asal dan Arab Saudi dapat memengaruhi daya tahan tubuh dan respons otot.

Faktor lain adalah kurangnya persiapan fisik sebelum keberangkatan.

Selain itu, dehidrasi akibat kurangnya asupan cairan serta posisi tidur yang tidak ergonomis juga memperburuk kondisi otot.

“Minuman isotonik atau oralit juga bisa membantu. Selain itu, makanan yang kaya magnesium dan kalium seperti pisang dan sayuran hijau penting untuk menjaga kesehatan otot,” tambahnya.

Sebagai upaya mencegah terjadinya kondisi nyeri dan kelelahan otot, jemaah haji bisa melakukan langkah sederhana sebagai persiapan.

Seperti memiliki waktu istirahat yang cukup bagi otot, mengompres area nyeri, melakukan peregangan ringan, serta menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih secara rutin.

Persiapan fisik sebelum keberangkatan juga menjadi hal yang ditekankan, seperti melakukan latihan jalan kaki secara rutin agar tubuh terbiasa dengan aktivitas berat.

Cara Menangani

Berikan pijatan ringan di area yang nyeri untuk meredakan ketegangan otot.

Bila diperlukan, konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai anjuran petugas kesehatan.

Segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat jika nyeri tidak kunjung mereda.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas