Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Respons Jonathan Frizzy usai Divonis 8 Bulan Penjara Terkait Kasus Vape Isi Obat Keras

Jonathan Frizzy divonis delapan tahun penjara atas kasus liquid vape berisikan obat keras, sang aktor beri respons ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Respons Jonathan Frizzy usai Divonis 8 Bulan Penjara Terkait Kasus Vape Isi Obat Keras
Wartakota/Indah Fahra
KASUS JONATHAN FRIZZY - Potret Jonathan Frizzy alias Ijonk disela media gathering Sumatera Bike Week 2022 di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (5/6/2022). Jonathan Frizzy divonis delapan tahun penjara atas kasus liquid vape berisikan obat keras. 

"Saya juga berpesan supaya teman-teman dan masyarakat lebih berhati-hati sama pods atau vape yang beredar sekarang," tutur kekasih Ririn Dwi Ariyanti itu.

Jonathan Frizzy Ungkap Penyesalan

Dalam sidang sebelumnya, Jonathan mengungkap penyesalannya atas kasus yang menjeratnya.

Ia menyebut hidupnya menjadi hancur karena terjerat kasus vape ini.

"Begitu menyesal ya, bisa dibilang hidup saya hancur," ungkap Jonathan, dikutip dari YouTube intens Investigasi.

SIDANG JONATHAN FRIZZY - Jonathan Frizzy saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (6/8/2025). Ijonk akrab disapa didakwa Langgar Undang-Undang Kesehatan. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah).
Jonathan Frizzy saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (6/8/2025). Ijonk akrab disapa didakwa Langgar Undang-Undang Kesehatan. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah).

Baca juga: Kangen Anak, Jonathan Frizzy Sebut Kasus Vape Jadi Cobaan Terberat

Jonathan menyesali atas kesalahan yang ia perbuat.

Karena ketidaktahuannya soal isi vape tersebut, kini dirinya harus menghadapi proses hukum.

"Saya sangat menyesal, saya kecewa, saya marah dengan semua kesalahan yang saya buat."

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan atas ketidaktahuan saya, saya akhirnya harus menjalani proses hukum yang menurut saya di luar kemampuan hidup saya," ujarnya.

Tak hanya itu, karena kasus ini Jonathan tak bisa bekerja hingga jauh dari keluarganya.

Ia berharap kasusnya saat ini bisa menjadi pembelajaran diri dan menjadi contoh agar orang lain tak melakukan hal yang serupa.

"Saya kehilangan pekerjaan saya, saya harus jauh dari anak-anak."

"Semoga ini yang terakhir kali, saya bisa jadi contoh buat masyarakat Indonesia, kalau kasus saya ini jadi pelajaran untuk semuanya,"  ucap ayah tiga anak itu.

(Tribunnews.com/Ifan)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas