Pengalaman Menyebalkan Meiliana Sutojo, Capek Kerja Seharian Tapi Malah Susah Tidur
Meiliana juga menghentikan kebiasaan menyantap makanan berat sekira dua jam sebelum tidur. Termasuk menyeruput kopi
Penulis:
Willem Jonata
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meiliana Sutojo, guru bahasa Mandarin yang aktif di media sosial, punya aktivitas super padat.
Tak jarang ia memulai aktivitasnya dari pagi hingga larut malam.
Syuting untuk kebutuhan konten, membawakan acara, kulineran, olahraga, hingga mengajar bahasa Mandarin sudah menjadi rutinitasnya.
Tak jarang ia merasa kelelahan, sehingga membutuhkan istirahat. Namun, di situlah letak masalahnya.
Seharian kerja dan tubuhnya sangat lelah malah membuatnya kesulitan tidur.
Membolak-balikkan tubuhnya berharap dapat posisi nyaman untuk tidur, ternyata tak membuahkan hasil.
Baca juga: Belajar Mandarin Sambil Bisnis? Cek Program Terbaru Pasticuan Academy!
"Kerja seharian tapi susah tidur, badan capek, tapi pas mau tidur matanya malah melek terus, karena pikiran masih penuh," keluh Meiliana.
Kondisi tersebut tentu saja tidak membuatnya nyaman. Ia gelisah.
Kurang tidur juga membuatnya sulit mengendalikan emosi dan stres.
Ia juga sulit untuk fokus.
Oleh karenanya, menurut Meiliana, tidur berkualitas atau deep sleep, menjadi sangat penting untuk menjaga tetap fit dan bugar.
Ada beberapa anjuran ahli, berkait hal bisa dilakukan untuk mendapatkan tidur berkualitas.
Misalnya, memulai kebiasaan membuat jadwal tidur teratur. Kemudian hindari beraktivitas di dunia maya dengan gadget.
Meiliana juga menghentikan kebiasaan menyantap makanan berat sekira dua jam sebelum tidur. Termasuk menyeruput kopi.
Jika tetap dilakukan, menurut Meiliana, bukan tidak mungkin malah jadi susah tidur.
Meiliana pribadi menggunakan aroma terapi Bathaholic, yang berbahan alami untuk meningkatkan kualitas tidurnya.
"Wanginya segar, bikin tubuh dan pikiranku rileks. Tidurku jadi lebih berkualitas. Jadi, pas bangun kerja, lebih semangat," sambungnya.
Dikatakannya aroma terapi tersebut punya karakter yang sangat lembut dan natural. Bahkan keluarganya di rumah juga suka karena suasana kamar jadi lebih nyaman.
Yochention Saritoh selaku founder, mengatakan fungsi aroma terapi jauh lebih dari sekadar memberi wangi, tapi juga membantu tidur lebih nyenyak.
“Selain itu menenangkan pikiran, membuat suasana keluarga lebih hangat," tandasnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.