Denny Sumargo Siap Gelontorkan Rp 1 Miliar Demi Selamatkan Hutan Indonesia
Inisiatif Denny Sumargo berawal Pandawara Group yang mengajak masyarakat untuk membeli lahan hutan demi melindunginya dari penebangan liar.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Denny Sumargo termotivasi menjaga hutan Indonesia
- Terinspirasi melihat unggahan Pandawara Group
- kerusakan lingkungan sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan dan butuh tindakan nyata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor dan presenter Denny Sumargo menyatakan siap menyumbangkan dana senilai Rp 1 miliar sebagai bentuk dukungan untuk menjaga hutan Indonesia, usai melihat unggahan Pandawara Group.
Pandawara Group sebelumnya mengajak masyarakat untuk membeli lahan hutan demi melindunginya dari penebangan liar.
Meski awalnya mengaku tidak tahu apakah ide itu serius atau tidak, Denny Sumargo mengaku siap terlibat jika memang benar dilakukan.
“Kalau serius, bolehlah. Yuk, ayo. Gue 1 miliar pertama,” ujar Denny di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan belum lama ini.
Ia menegaskan tawaran itu muncul dari keresahannya terhadap maraknya aktivitas penambangan dan penebangan pohon ilegal yang marak terjadi.
Baca juga: Ajakan Patungan Beli Hutan Dinilai Jadi Terobosan Baru Selamatkan Lingkungan
Menurutnya, kerusakan lingkungan sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan dan butuh tindakan nyata.
“Secara tata kelola lingkungan itu meresahkan. Harusnya lebih ditertibkan lagi, lebih dijaga lagi secara aturan,” tegasnya.
Denny mengatakan saham hutan yang ia maksud bukan untuk dieksploitasi, tetapi untuk dijaga.
“Gue punya saham hutan Rp1 miliar dan enggak akan gue tebang sama sekali. Itu buat ngejaga hutan-hutan kita,” ucapnya.
Ia menilai inisiatif seperti itu sekaligus menjadi pesan moral kepada pemerintah agar lebih tegas dalam menjaga lingkungan.
“Aku yakin pemerintah peduli. Cuma kepedulian itu harus hadir dalam bentuk sikap dan tanggung jawab dalam menata lingkungan kita supaya tidak memberikan dampak buruk,” kata Denny.
“Apapun yang kita sampaikan, aku yakin pemerintah dengar. Yang penting cara kita menyampaikan juga punya adab,” tutupnya.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
Baca tanpa iklan