Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Dude Harlino Maklum dan Pasrah Digeruduk Nasabah DSI yang Dananya Tertahan

Dude Harlino jadi sasaran nasabah Dana Syariah Indonesia (DSI) yang uangnya masih tertahan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dude Harlino Maklum dan Pasrah Digeruduk Nasabah DSI yang Dananya Tertahan
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
DUDE KLARIFIKASI DSI - Dude Harlino sebagai mantan brand ambassador DSI memberikan klarifikasi usai namanya ikut terseret dalam masalah gagal bayar, dan memastikan siap bantu nasabah. Dude Harlino ditemui di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

Ringkasan Berita:
  • Dude Harlino jadi sasaran nasabah Dana Syariah Indonesia (DSI) yang uangnya masih tertahan.
  • Dude yang sempat jadi brand ambassador disasar nasabah yang mempertanyakan uang mereka.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis peran Dude Harlino jadi sasaran nasabah Dana Syariah Indonesia (DSI) yang uangnya masih tertahan.

Dude yang sempat jadi brand ambassador jadi sasaran para nasabah yang mempertanyakan uang mereka.

Baca juga: Mantan Brand Ambassador, Dude Harlino Prihatin Dana Pendidikan & Pengobatan Lender DSI Tertahan

Meski sudah tak lagi jadi brand ambassador dan tidak terlibat dalam pengelolan dana di internal DSI, Dude pasrah dan ikhlas jadi sasaran para nasabah.

"Saya memahami konsekuensi sebagai Brand Ambassador, bahwa memang akan banyak yang bertanya, banyak yang DM, itu sangat lumrah sekali," ujar Dude Harlino di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).

"Karena memang sejatinya saya mewakili brand selama saya bekerja, tentu dalam kurun waktu tertentu gitu ya, dan batas-batas dalam kontrak ya," terusnya.

Baca juga: Akun IG Dude Harlino Digeruduk Pemberi Modal Dana Syariah Indonesia

Rekomendasi Untuk Anda

Dude menegaskan bahwa dirinya sudah tidak jadi brand ambassadro DSI sejak Agustus 2025 lalu.

"Terhitung sejak Agustus kemarin ya (sudah tidak jadi BA)," kata Dude.

Dude mengaku memaklumi kegelisahan para nasabah yang kemudian diutarakan kepada dirinya lewat chat di media sosial.

"Tapi sangat wajar ketika ada terjadi sesuatu, orang bertanya kepada Brand Ambassador-nya. 'Apa yang terjadi sebenarnya?' Walaupun saya tidak ada di dalam operasional manajemen dan sebagainya," jelas Dude.

"Saya langsung lemparkan kepada yang bersangkutan. Gitu, karena memang saya punya keterbatasan dengan hal itu," sambungnya.

Dude Harlino menyampaikan klarifikasi sekaligus keprihatinannya atas situasi yang dialami para nasabah Dana Syariah Indonesia (DSI).

Hal itu setelah perusahaan fintech tersebut mengalami kesulitan pembayaran sejak pertengahan 2025.

Sebagai mantan brand ambassador DSI, Dude menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan perusahaan.

Namun ia merasa berkewajiban secara moral untuk membantu menyuarakan kondisi para nasabah.

“Banyak sekali pensiunan, ada yang butuh dana untuk pengobatan keluarga, ada yang untuk pendidikan. Saya sangat prihatin,” tutur Dude.

Karena alasan itu, Dude memilih mengambil langkah untuk membantu menyuarakan persoalan tersebut. 

“Saya merasa punya tanggung jawab moral untuk menyebarluaskan agar hal ini terdengar oleh pihak-pihak yang punya wewenang," bebernya.

Sekedar informasi Dude Harlino belakangan jadi buah bibir setelah namanya terseret dalam persoalan yang menimpa Dana Syariah Indonesia (DSI).

Perusahaan fintech berizin OJK yang sejak Juli mengalami kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran kepada ribuan nasabah. 

Sebagai mantan brand ambassador, Dude menerima banyak pesan dari nasabah yang mengira dirinya memiliki kewenangan internal.

Padahal kontraknya selama ini hanya sebatas kerja sama promosi tanpa keterlibatan dalam pengelolaan perusahaan. 

Tingginya keresahan itu membuat Dude merasa perlu mengambil langkah untuk membantu para nasabah menyuarakan keluhan mereka.

Dude memilih berdiri di sisi para nasabah sebagai bentuk tanggung jawab moralnya sebagai mantan brand ambassador.

Ia juga ingin mendorong agar pihak terkait yakni OJK memberikan perhatian dan pengawalan terhadap penyelesaian masalah tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas