Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Pamungkas Ubah Pakem Panggung, 'To the Bone' Kini Jadi Lagu Pembuka

Perubahan tersebut diakui Pamungkas sebagai bagian dari eksperimen konsep panggung untuk persiapan penampilan di tahun mendatang. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pamungkas Ubah Pakem Panggung, 'To the Bone' Kini Jadi Lagu Pembuka
Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
SOUNDRENALINE 2025 - Musisi Pamungkas ditemui usai manggung di acara Soundrenaline 2025 di SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025). (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah). 
Ringkasan Berita:
  • Pamungkas tampil di Soundrenaline 2025
  • "To the Bone" yang biasanya jadi lagu penutup, dibawakan sebagai lagu pembuka di ajang tersebut
  • Pamungkas mengaku sebagai penulis lagu yang beruntung, lagu lamanya masih didengara

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Musisi Pamungkas menghadirkan kejutan saat tampil di Soundrenaline 2025, SCBD, Jakarta Selatan dengan mengubah pakem konsernya. 

Lagu hitsnya, "To the Bone" yang biasanya menjadi penutup, justru dibawakan sebagai lagu pembuka.

Perubahan tersebut diakui Pamungkas sebagai bagian dari eksperimen konsep panggung untuk persiapan penampilan di tahun mendatang. 

“Seru banget, karena gue merubah repertoar untuk pertama kali. Kita nyobain untuk panggung tahun depan, To the Bone ditaruh di depan, yang biasanya lagu terakhir jadi lagu pertama. Pengen tahu rasanya, ternyata enak juga,” ujar Pamungkas usai tampil, Jumat (19/12/2025).

Baca juga: Bernadya Singgung Pengorbanan Demi Cinta Saat Tampil di Soundrenaline

Ia ingin merasakan sensasi baru sekaligus melihat respons penonton ketika lagu yang paling dikenal publik ditaruh di awal pertunjukan.

Menurut Pamungkas, keputusan tersebut bukan semata untuk membangkitkan euforia penonton sejak awal, melainkan memberi ruang untuk lagu-lagu barunya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Gue selalu bilang growth over anything. Jadi gue pengen ngasih tempat juga ke lagu-lagu baru yang baru dirilis. Akhirnya lagu-lagu lama dan baru dapat tempat yang pas,” jelasnya.

Meski demikian, ia menyadari lagu-lagu awal seperti To the Bone masih menjadi magnet kuat bagi penonton. 

Ia justru merasa bersyukur karena karya-karya dari album-album tersebut masih mendapat perhatian pendengar seperti Closure hingga Kenangan Manis. 

“Kayaknya gue salah satu penulis lagu yang cukup beruntung. Di tahun ke-8, lagu-lagu dari album awal masih didengarkan dan masih bisa membawa gue ke banyak panggung,” katanya.

 

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas