Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Polisi Dalami Keabsahan Barang Bukti dalam Kasus Pandji Pragiwaksono 

Polisi melanjutkan proses hukum atas laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono, termasuk keabsahan barang bukti berupa flasdisc.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polisi Dalami Keabsahan Barang Bukti dalam Kasus Pandji Pragiwaksono 
Instagram/pandji.pragiwaksono/farid_efte
KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO - Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, 30 Agustus 2025. Pertunjukan yang disiarkan secara digital pada 27 Desember 2025 itu menuai kontroversi dan pelaporan polisi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 

Ringkasan Berita:
  • Polisi melanjutkan proses hukum atas laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono.
  • Penyidik Polda Metro Jaya saat ini masih melakukan rangkaian klarifikasi dan pendalaman.
  • Polisi menjawab flashdisk berisi unggahan video narasi yang disebut berasal dari tayangan Netflix 
  • sejumlah ahli hukum berpotensi tidak sah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memastikan penanganan laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono tetap berjalan.

Proses tersebut tetap berjalan walaupun sempat muncul polemik di media sosial terkait keabsahan barang bukti berupa flashdisk yang diserahkan pelapor.

Baca juga: Polda Metro Jaya Minta Keterangan Ahli Soal Materi Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, penyidik saat ini masih melakukan rangkaian klarifikasi dan pendalaman.

“Hari ini kami jadwalkan melakukan pengambilan keterangan terhadap para pelapor. Kemudian kami juga terus melakukan permintaan keterangan dengan para ahli, bagaimana mengkonstruksikan batasan-batasan sejauh mana sebuah kebebasan berekspresi itu, seni itu di ruang publik, dengan ketentuan-ketentuan pidana yang mengatur di dalam setiap sendi kehidupan kita berbangsa dan bernegara,” kata Iman Imanuddin, Senin (12/1/2026).

Ia menegaskan, proses tersebut dilakukan agar penegakan hukum tetap menghadirkan rasa aman, sekaligus memberikan kepastian hukum tanpa mengabaikan ruang kebebasan berekspresi dan seni di ruang publik.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sehingga kami bisa menjaga profesionalitas, proporsionalitas, dan keberimbangan untuk menghadirkan rasa aman, begitupun juga menghadirkan kepastian bahwa kebebasan berekspresi ini atau ruang seni ini juga menjadi sebuah ruang seni yang beradab,” ujarnya.

Keabsahan Barag Bukti 

KASUS IJAZAH JOKOWI -  Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan soal permohonan restorative justice (RJ) yang diajukan dua tersangka kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).
KASUS IJAZAH JOKOWI - Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. (Tribunnews.com/Reynas Abdila)

Iman Imanuddin juga menanggapi pertanyaan terkait keabsahan barang bukti laporan berupa flashdisk berisi unggahan video narasi yang disebut berasal dari tayangan Netflix.

Sebelumnya, bukti ini dinilai oleh sejumlah ahli hukum berpotensi tidak sah.

Terkait hal ii, Iman memastikan penyidik tidak hanya bergantung pada satu alat bukti.

“Tentunya selain yang dibawa atau yang disampaikan oleh pelapor, kami penyidik juga terus melakukan upaya untuk pengumpulan alat bukti yang lain. Dan kami pastikan proses penegakan hukum yang dilakukan tentunya akan transparan dan berimbang,” katanya.


Rencana Pemanggilan Pandji Pragiwaksono 

MENS REA PANDJI - Berikut ini makna Mens Rea? menjadi tajuk dalam materi Stand Up Komedi Pandji Pragiwaksono. (Tangkap layar YouTube Pandji Pragiwaksono)
MENS REA PANDJI - Berikut ini makna Mens Rea? menjadi tajuk dalam materi Stand Up Komedi Pandji Pragiwaksono. (Tangkap layar YouTube Pandji Pragiwaksono) (Tribunnews.com/(Tangkap layar YouTube Pandji Pragiwaksono))

Lebih lanjut ketika ditanya mengenai rencana pemanggilan Pandji, Iman menegaskan seluruh pihak yang berkaitan dengan peristiwa hukum akan dimintai keterangan.

“Semua yang berkaitan dengan peristiwa hukum akan kami mintakan keterangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menambahkan, saat ini penyidik masih memprioritaskan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap pihak pelapor.

“Penyidik pasti memprioritaskan mengundang klarifikasi pihak pelapor terdahulu. Dari keterangan pelapor, termasuk tadi yang disampaikan ada penyerahan tiga barang bukti. Satu flashdisk dengan beberapa unggahan video narasi, ini kan harus ada pengolahan barang bukti. Harus bisa sahih nggak barang bukti ini,” jelasnya.

Duduk Perkara 

PANDJI PRAGIWAKSONO - Pandji Pragiwaksono ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025) dan Angkatan Muda Nadatul Ulama, Rizki Abdul Rahman Wahid. Kolase Tribunnews.com dan Tangkap Layar Kompas Tv
PANDJI PRAGIWAKSONO - Pandji Pragiwaksono ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025) dan Angkatan Muda Nadatul Ulama, Rizki Abdul Rahman Wahid. Kolase Tribunnews.com dan Tangkap Layar Kompas Tv (Tribunnews.com)

Sebelumnya, Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Rizki Abdul Rahman Wahid, melaporkan materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU.

Materi tersebut disampaikan Pandji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea yang kini tayang di platform Netflix dan menuai beragam reaksi publik.

Rizki mempersoalkan pernyataan Pandji yang menuding bahwa pemberian konsesi tambang kepada NU merupakan bentuk imbalan politik dari pemerintah.

“Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statement beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan terus kemudian mendapat imbalan dalam bentuk tambang,” kata Rizki, dikutip dari program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).

Menurut Rizki, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan dinilainya sebagai bentuk fitnah terhadap NU.

Ia menegaskan bahwa NU telah berkontribusi besar bagi bangsa jauh sebelum kemerdekaan, terutama melalui pendidikan pesantren, masjid, serta dakwah keagamaan.

“Saya sebagai santri jalanan dan warga nahdliyin, NU telah banyak berkontribusi terhadap negara ini jauh sebelum ada kemerdekaan, bahkan melakukan perlawanan terhadap penjajahan,” ujarnya.

Rizki juga menyayangkan pernyataan Pandji yang dianggap mendiskreditkan NU dengan tudingan terlibat politik praktis dan mendapatkan imbalan berupa tambang.

“Lalu kemudian didiskreditkan oleh Pandji bahwa NU mengikuti politik praktis dan mendapatkan tambang,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas