Dihujat Netizen Terkait Taggar Open To Work, Prilly Latuconsina Akui Kurang Empati
Prilly Latuconsina buka suara menyampaikan permintaan maaf dan mengaku kurang berempati atas apa yang dicantumkannya di akun LinkedIn miliknya.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Prilly Latuconsina akhirnya minta maaf usai dihujat netizen.
- Prilly sebelumnya mencantumkan badge #OpenToWork di akun LinkedIn miliknya.
- Bintang Film Danur ini mengaku kurang berempati.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Prilly Latuconsina akhirnya buka suara menyampaikan permintaan maaf dan mengaku kurang berempati atas apa yang dicantumkannya di akun LinkedIn miliknya.
Baca juga: Prilly Latuconsina Minta Maaf, Pahami Amarah Netizen Soal Status Cari Kerja di LinkedIn
Baru-baru ini Prilly menuai kekecewaan publik karena belakangan diketahui hanya menjadi bagian dari gimmick promosi.
Prilly sadar sikapnya ini membuat publik marah.
"Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," kata Prilly dalam video klarifikasinya, dikutip Tribunnews, Rabu (4/2/2026).
Awal Hujatan
Kontroversi #OpenToWork Prilly Latuconsina bermula dari unggahannya di LinkedIn yang menggunakan badge “Open to Work.”
Publik menilai langkah itu tidak peka karena fitur tersebut biasanya dipakai pencari kerja sungguhan.
Publik langsung bereaksi saat melihat #OpenToWork Prilly Latuconsina.
Badge ini memang untuk para pencari kerja sungguhan.
Dalam waktu singkat, ia menerima lebih dari 30 ribu permintaan koneksi dan tawaran kerja.
Banyak pihak menilai tindakan itu kurang tepat, terlebih di tengah kondisi sulitnya lapangan pekerjaan yang dirasakan banyak anak muda saat ini.
Minta Maaf
Kekasih Omara Esteghlal itu menyampaikan permohonan maaf karena unggahannya dinilai menyinggung sejumlah pihak.
"Pertama-tama, aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman," ujarnya.
Dalam penjelasannya, Prilly menekankan ia tidak pernah berniat merendahkan perjuangan para pencari kerja.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kritik dan masukan dari publik.
Prilly secara terbuka mengakui bahwa latar belakang dan pengalaman hidupnya berbeda dari kebanyakan orang.
Akui Kurang Empati
Tak sedikit warganet yang menganggap Prilly kurang menunjukkan empati terhadap realitas yang dihadapi para pencari kerja.
Aktris film Danur tersebut menyadari ada kekurangan empati yang sebelumnya tidak ia tangkap saat membagikan unggahan tersebut.
"Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang, dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tutur Prilly.
Prilly menambahkan, tujuan awalnya hanya ingin membuka peluang komunikasi profesional di bidang yang belum pernah ia eksplorasi.
Meski begitu, ia menerima kenyataan bahwa penyampaiannya justru memicu kontroversi.
Ia pun berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan di ruang publik, terutama menyangkut isu sensitif seperti ketenagakerjaan.
Komitmen tersebut ia sampaikan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai figur publik.
"Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang," tulisnya.
Di akhir video, Prilly kembali menyampaikan terima kasih atas perhatian serta pemahaman para pengikutnya.
Ia berharap klarifikasi tersebut dapat meredakan polemik yang sempat mencuat dalam beberapa hari terakhir.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.