Haddad Alwi Bersyukur Lagu Religi 'Tak Hanya Musiman' Saat Ramadan
Haddad Alwi kerap diundang tampil di berbagai konser dan festival sepanjang tahun, termasuk di luar bulan Ramadan.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Umumnya lagu religi populer dan mendapat tempat di masyarakat saat Ramadan
- Namun, menurut Haddad Alwi, kini lagu religi didengar bukan saat Ramadan saja
- Haddad Alwi menyambut gembira hal itu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang Ramadan, biasanya banyak lagu religi bermunculan dari berbagai musisi dan band.
Namun, menurut musisi religi senior Haddad Alwi, hal tersebut kini bukan lagi menjadi patokan.
Ia menilai lagu bertema religi saat ini tidak hanya dirilis menjelang atau saat bulan Ramadan, tetapi juga banyak penyanyi yang merilisnya jauh sebelum momen tersebut.
Baca juga: Kunci Gitar Ibu - Haddad Alwi: Kaulah Ibuku Cinta Kasihku Trima Kasihku Takkan Pernah Terhenti
"Banyak regenerasi. Sekarang bermunculan kan, banyak sekali, baik yang sudah mulai tenar maupun yang lagi merangkak untuk dikenal. Banyak, banyak sekali. Apakah itu penyanyi wanita atau penyanyi pria. Alhamdulillah banyak," kata Haddad Alwi ditemui Tribunnews di kawasan Cinere, Depok, baru-baru ini.
Terkait hal ini, Haddad Alwi sebelumnya sempat merasa gelisah. Pasalnya, ia menilai lagu religi, khususnya di Indonesia, justru hanya populer saat bulan Ramadan.
Padahal, menurutnya, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam.
Namun, lagu religi seolah hanya mendapat tempat saat Ramadan saja.
"10 tahun yang lalu, itu Abi punya kegelisahan bahwa kenapa sih di sebuah negara yang mayoritas adalah umatnya Nabi Muhammad, tetapi image-nya itu, seolah-olah yang namanya lagu-lagu religi hanya pantas diputar di bulan Ramadan," ujar Haddad Alwi.
Kini, Haddad Alwi menilai kegelisahan tersebut sudah tak lagi relevan. Ia melihat tren lagu religi tidak lagi terbatas pada momen Ramadan saja.
Bahkan, dalam tiga tahun terakhir, ia kerap diundang tampil di berbagai konser dan festival sepanjang tahun, bukan hanya saat bulan puasa.
"Tapi alhamdulillah, yang Abi lihat 3 tahun terakhir, enggak. Sekarang sudah, dan Abi merasakannya sendiri, bahwa Abi diundang konser-konser festival itu tidak melihat momentum bulan Ramadan, dari sepanjang tahun," tutur Haddad Alwi.
Meski demikian, untuk tayangan televisi, ia mengakui nuansa religi masih terasa kental saat Ramadan.
Baik program musik maupun tayangan bertema religi lainnya masih lebih banyak dijumpai pada bulan tersebut.
"Nah, kalau TV masih, masih sangat kental terasa itunya. Tapi kalau di luar TV, enggak. Alhamdulillah, enggak," pungkasnya.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan