Beredar Videonya Bicara LPDP, Cinta Laura Klarifikasi dan Tegaskan Bukan Sindir Kasus yang Viral
Potongan video pernyataan Cinta Laura tentang beasiswa LPDP yang kembali beredar luas di media sosial. Sang aktris klarifikasi.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Video pernyataan Cinta Laura tentang beasiswa LPDP yang kembali viral saat kasus LPDP ramai.
- Sang aktris Cinta Laura akhirnya bicara mengklarifikasinya.
- Cinta menegaskan bahwa rekaman yang beredar bukanlah pernyataan baru.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Potongan video pernyataan Cinta Laura tentang beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang kembali beredar luas di media sosial.
Sang aktris Cinta Laura akhirnya bicara mengklarifikasinya.
Baca juga: Di Balik Polemik LPDP, Muncul Desakan Pencabutan Status Kewarganegaraan Dwi Sasetyaningtyas
Video tersebut ramai diperbincangkan publik di tengah polemik yang menyeret nama salah satu penerima beasiswa pemerintah ini.
Banyak warganet mengaitkan pernyataan itu dengan isu yang sedang hangat.
Menanggapi hal tersebut, Cinta menegaskan bahwa rekaman yang beredar bukanlah pernyataan baru.
Ia menyebut konten tersebut dibuat jauh sebelum polemik terbaru muncul.
Perempuan berusia 32 tahun itu memastikan ucapannya tidak ditujukan untuk menyindir atau mengomentari individu tertentu yang saat ini tengah menjadi sorotan.
Baca juga: Ingin Menikah dengan Arya Vasco, Cinta Laura Sudah Bahas Keuangan hingga Prinsip
Lulusan Universitas Columbia tersebut menjelaskan video yang kembali viral itu merupakan hasil produksi pada 2024.
Menurutnya, konteks pembicaraan dalam podcast tersebut berbeda dengan situasi yang kini berkembang di masyarakat.
"Jadi aku bukan ahli LPDP ya. Tolong jangan kutip aku mengenai detail-detail LPDP karena bukan keahlianku," kata Cinta Laura di Jakarta Selatan, kemarin.
"Cuma aku sempat viral, aku lihat online ada podcast di mana aku berbicara soal LPDP yang sebenarnya udah di-shoot 2024 ya guys. Jadi tidak mengkritik apa yang terjadi oleh seseorang kemarin," lanjutnya.
Ia pun berharap publik dapat melihat persoalan ini secara jernih dan tidak mengaitkan pernyataan lamanya dengan dinamika isu yang baru terjadi.
Masalah ini bermula ketika polemik LPDP yang dipicu pernyataan seorang awardee, Dwi Sasetyaningtyas soal "biar aku saja yang WNI, anakku jangan".
Ingatkan Prinsip Keadilan
Terkait ini, kekasih Arya Vasco menegaskan pentingnya prinsip keadilan dalam pengalokasian anggaran pendidikan, khususnya bagi Indonesia yang masih berstatus negara berkembang.
Ia menilai keterbatasan dana negara seharusnya menjadi pertimbangan utama untuk memprioritaskan talenta-talenta cemerlang yang terkendala biaya.
"Penting banget kita mengalokasikan dana itu ke mahasiswa atau anak-anak yang benar-benar membutuhkan," kata Cinta Laura di Jakarta Selatan, kemarin.
"Aku percaya banyak sekali orang-orang brilian di negara kita yang punya kemampuan sekolah di institusi-institusi baik di dunia ini, tapi karena dana akhirnya mereka tidak mencapai potensi mereka," lanjutnya.
Menurutnya, individu yang memiliki kondisi finansial cukup sebaiknya memberi kesempatan kepada mereka yang kurang beruntung secara ekonomi.
"Kalau kita memang pintar, memang ahli, tapi memiliki materi yang cukup, ya jangan rampas kesempatan itu dari orang lain," ujar Cinta.
"Sebaiknya dana-dana seperti itu benar-benar diberikan kepada orang yang memang memiliki kemampuan dan kepintaran yang luar biasa, tapi juga orang-orang yang tidak memiliki dana untuk men-support kemampuan mereka itu," tambahnya.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.