Ammar Zoni Banyak Doa dan Tahajud di Tahanan, Siapkan Mental Hadapi Tuntutan Jaksa
Program pembinaan karakter yang diterapkan pihak lapas membantu Ammar Zoni untuk memperbaiki diri dan membangun mentalnya.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Ammar menjalani masa penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Statusnya terdakwa kasus dugaan peredaran narkoba di rutan
- Tim kuasa hukum terus memberikan pemahaman hukum kepada Ammar agar siap secara mental menghadapi tuntutan jaksa
- Jelang pembacaan tuntutan, Ammar juga meminta semua pihak jangan ikut berkomentar tekait kasusnya selain anggota keluarga dan kuasa hukum
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Ammar Zoni fokus beribadah selama Ramadan, meski harus mengikuti proses hukum kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rutan.
Kuasa hukum Ammar, Jon Mathias mengatakan kliennya lebih sering mengisi waktu dengan kegiatan spiritual sembari menunggu jalannya proses persidangan, termasuk agenda pembacaan tuntutan yang berlangsung pekan depan.
Diketahui, saat ini Ammar menjalani masa penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur.
"Ammar juga lebih konsentrasi dan lebih banyak berdoa dia sekarang, dia puasa, dia banyak berdoa, dia tahajud. Nah dia fokus ke itu saja dan keluarganya juga begitu," kata Jon Mathias di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Ammar Zoni Minta Kini Hanya Keluarga dan Pengacara yang Bicara Soal Kasusnya, Kamelia Tak Diizinkan?
Jon menuturkan Ammar yang ditempatkan di lapas dengan pengawasan ketat merasakan dampak positif dari penerapan aturan disiplin tersebut.
Ia menyebut program pembinaan karakter yang diterapkan pihak lapas membantu mantan suami Irish Bella itu untuk memperbaiki diri sekaligus membangun kembali mentalnya.
"Hukum disiplin yang diberikan pihak lapas itu kan sudah memperbaiki terus karakter Ammar selama ada di lapas. Jadi manfaatnya dia bisa bangkit membina karakternya. Jadi disiplin juga waktu," ujar Jon.
Meski kini terlihat lebih tenang karena banyak beribadah, Jon mengakui Ammar tetap merasakan kecemasan menjelang sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Tim kuasa hukum terus memberikan pemahaman hukum kepada Ammar agar siap secara mental menghadapi tuntutan maupun putusan pengadilan di kemudian hari.
"Tentu kita memberikan edukasi-edukasi untuk Ammar menghadapi tuntutan, karena apa pun ceritanya enggak mungkin JPU tidak menuntut. Tuntutan itu bersikap kita bagaimana, apabila diputuskan nanti," pungkas Jon.
Tak hanya itu, jelang pembacaan tuntutan, Ammar juga meminta semua pihak jangan ikut berkomentar tekait kasusnya selain anggota keluarga dan kuasa hukum.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan