Cinta Laura Ajak Masyarakat Jaga Alam demi Cegah Dampak Bencana
Aktris Cinta Laura menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan manusia dan satwa liar usai melihat kondisi gajah saat misi kemanusiaan di Aceh
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Aktris Cinta Laura Kiehl menyoroti pentingnya keseimbangan alam antara manusia dan satwa liar usai kunjungan kemanusiaan ke Aceh
- Melalui Act of Love Foundation, ia memantau kondisi gajah sekaligus mengingatkan bahwa rusaknya ekosistem akan berdampak langsung pada kehidupan manusia
- Ia juga menggalang pemulihan korban sambil mengajak publik jaga hutan kita.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Cinta Laura Kiehl menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan alam antara manusia dan satwa liar, khususnya di wilayah yang baru saja terdampak bencana.
Hal tersebut ia sampaikan setelah melakukan kunjungan kemanusiaan ke Aceh.
Melalui organisasi miliknya, Act of Love Foundation, Cinta tidak hanya melihat langsung kondisi para pengungsi, tetapi juga menyempatkan diri mengunjungi kawasan habitat satwa liar untuk memantau keadaan gajah-gajah yang hidup di wilayah tersebut.
"Kita harus ketahui bahwa kita kan hidup berdampingan dengan satwa liar ya, dengan makhluk hidup lainnya. Di dunia ini bukan hanya dikuasai manusia," ujar Cinta Laura di kawasan Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Menurut Cinta, kepedulian terhadap kelestarian alam serta satwa liar tidak bisa dipisahkan dari upaya kemanusiaan yang ia lakukan.
Ia menilai, kerusakan pada keseimbangan ekosistem pada akhirnya akan berdampak kembali kepada manusia.
Baca juga: Cinta Laura Soroti Keadilan Alokasi Dana Pendidikan di Tengah Polemik LPDP
"Jadi kalau ekosistem kita tidak seimbang, tentunya semuanya akan terdampak," tuturnya.
Pesan serupa juga pernah ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan di Instagram, Cinta mencoba meluruskan pandangan keliru sebagian masyarakat yang kerap menganggap gajah sebagai hewan perusak.
Sebaliknya, ia menjelaskan bahwa hewan mamalia besar tersebut justru memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan yang berfungsi sebagai benteng alami manusia dari berbagai bencana.
Cinta menjelaskan, hilangnya populasi gajah dapat memicu kerusakan pada struktur hutan secara keseluruhan.
Dampaknya, kawasan pemukiman yang berada di sekitar hutan juga berpotensi mengalami kerugian akibat meningkatnya risiko bencana alam.
Kunjungan Cinta ke Aceh juga berkaitan dengan kegiatan penggalangan dana yang ditujukan untuk mendukung proses pemulihan jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.
Selain menaruh perhatian pada kelestarian satwa, ia juga menggalang bantuan untuk memperbaiki fasilitas umum di sejumlah desa terdampak yang saat ini dinilai belum layak digunakan.
Melalui upaya tersebut, Cinta berharap masyarakat tidak hanya tergerak untuk membantu secara materi, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam serta seluruh makhluk hidup di dalamnya demi mencegah dampak bencana yang lebih besar di masa mendatang.
Baca tanpa iklan