Praktisi Hukum Nilai Pleidoi Ammar Zoni yang Singgung Irish Bella Tak Relevan
Nama Irish Bella ikut disinggung dalam pleidoi Ammar Zoni. Praktisi hukum menilai hal itu tak berkaitan dengan substansi perkara.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Ringkasan Berita:
- Ammar Zoni menyinggung masa lalu rumah tangganya dalam pleidoi di PN Jakarta Pusat.
- Praktisi hukum menilai penyebutan nama Irish Bella tidak memiliki korelasi dengan perkara.
- Hal tersebut dinilai berpotensi memicu polemik dan seharusnya tidak dibawa dalam proses hukum.
TRIBUNNEWS.COM - Sidang kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat Ammar Zoni kembali menjadi perhatian publik.
Dalam agenda pembacaan nota pembelaan (pleidoi) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (2/4/2026), Ammar tak hanya memaparkan argumen hukum, tetapi juga menyinggung aspek personal, termasuk masa lalu rumah tangganya dengan mantan istrinya, Irish Bella.
Pernyataan tersebut memicu beragam respons, salah satunya datang dari praktisi hukum Nikolas Kilikily.
Ia menilai bahwa penyebutan nama mantan istri dalam pleidoi tidak memiliki keterkaitan langsung dengan substansi perkara yang tengah dihadapi.
Menurut Nikolas, langkah tersebut dinilai tidak relevan dengan pokok persoalan hukum yang sedang disidangkan.
"Kalau menurut saya, apa yang dilakukan oleh Ammar Zoni dengan membawa-bawa nama mantan istrinya itu sebetulnya tidak ada korelasinya," ujar Nikolas, dikutip Tribunnews dalam YouTube SCTV, Senin (6/4/2026).
Ia juga menambahkan bahwa Irish Bella merasa dirugikan, ia memiliki hak untuk menempuh jalur hukum.
"Jadi kalau misalnya mantan istrinya ini keberatan, dia bisa melaporkan pencemaran nama baik," lanjutnya.
Lebih jauh, Nikolas mengingatkan agar kasus ini menjadi pembelajaran bagi publik dalam menyikapi persoalan hukum secara proporsional.
"Jadi jangan sampai besok-besok ini pembelajaran buat kita semua, bukan cuma Ammar Zoni."
Ia menekankan pentingnya tidak melibatkan pihak lain yang tidak berkaitan dalam suatu perkara.
Baca juga: Ammar Zoni Buka Suara Soal Alasan Gunakan Narkoba: Saya Korban, Saya Sakit
"Kalau kita bermasalah, kita punya perkara, jangan libatkan orang lain atau membawa nama orang lain dalam perkara kita, apalagi itu tidak ada korelasinya sama sekali," terang Nikolas.
Di sisi lain, Nikolas memahami kemungkinan adanya motif tertentu di balik pernyataan tersebut, termasuk upaya mencari simpati.
"Jadi saya kira itu, saya memahami bahwa mungkin saja dia menyampaikan itu supaya mendapatkan belas kasihan hakim atau mendapat empati daripada majelis."
Namun demikian, ia kembali menegaskan secara status, hubungan antara Ammar dan mantan istrinya telah berakhir sehingga tidak semestinya dibawa dalam perkara ini.