The Changcuters Matangkan Persiapan Jelang Tur Inggris 2026
Tak hanya soal musik, kesiapan teknis lainnya juga turut diperhatikan, termasuk penyesuaian dengan kondisi cuaca di Inggris.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Bassist The Changcuters, Dipa The Changcuters, mengatakan bahwa tur di Inggris menjadi salah satu program utama mereka di tahun ini
- The Changcuters dijadwalkan tampil di tiga kota di Inggris, yakni Newcastle, Edinburgh, dan London
- Dari segi konsep panggung, mereka akan tampil dengan format sederhana tanpa banyak tambahan elemen seperti orkestra
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - The Changcuters memastikan kesiapan mereka jelang tur Inggris yang dijadwalkan berlangsung pada 15-19 April 2026.
Sejumlah aspek mulai dari konsep penampilan, materi lagu hingga teknis di lapangan telah dipersiapkan secara matang.
Bassist The Changcuters, Dipa The Changcuters, mengatakan bahwa tur di Inggris menjadi salah satu program utama mereka di tahun ini.
“Program The Changcuters di 2026 memang sudah kita pikirkan dari akhir tahun lalu. Jadi apa yang akan kita lakukan sudah dipresentasikan dan direncanakan,” kata Dipa dalam jumpa pers di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026).
Dalam tur tersebut, The Changcuters dijadwalkan tampil di tiga kota di Inggris, yakni Newcastle, Edinburgh, dan London.
Dipa menjelaskan, dari segi konsep panggung, mereka akan tampil dengan format sederhana tanpa banyak tambahan elemen seperti orkestra.
Namun, dari sisi durasi dan materi lagu justru akan dibuat lebih maksimal dan lama dari biasanya.
“Kalau secara perform itu raw, kita berlima saja. Tapi setlist akan lebih banyak. Durasi main sekitar satu setengah jam sampai dua jam,” jelasnya.
“Yang spesial, kita akan bawakan satu lagu baru dari album ketujuh yang akan rilis Juni nanti,” ujarnya.
Tak hanya soal musik, kesiapan teknis lainnya juga turut diperhatikan, termasuk penyesuaian dengan kondisi cuaca di Inggris.
“Cuacanya kurang lebih seperti Lembang atau Ciwidey, jadi kita nggak perlu sampai pakai kostum tebal,” ungkapnya.
Sementara itu, dari sisi penampilan, The Changcuters menegaskan tidak akan melakukan perubahan besar. Mereka memilih tetap tampil dengan identitas khas mereka.
“Kalau kostum, kita berangkat sebagai The Changcuters saja. Nggak ada yang dilebih-lebihkan,” timpal Qibil sang gitaris.
Selain fokus pada penampilan, The Changcuters juga menyiapkan dokumentasi selama tur berlangsung.
Nantinya, perjalanan mereka di Inggris akan direkam dalam format visual, mulai dari vlog hingga dokumentasi panggung.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
Baca tanpa iklan