Ade Rai Lawan Pikun dan Inflamasi di Usia Senja dengan Melatih Otot
Menurut Ade Rai, kunci utama yang harus dipegang untuk meraih kemandirian sehat di usia senja, yakni terus aktif bergerak dan rutin melatih otot.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Ade Rai menekankan bahaya terbesar di usia lanjut adalah kurangnya aktivitas fisik atau gaya hidup sedenter
- Semakin tua seseorang dan semakin jarang bergerak, maka akan terjadi penurunan kondisi tubuh secara drastis, baik dari segi fisik maupun fungsi kognitif atau kemampuan berpikir
- Menurut Ade Rai, melatih otot bukan hanya soal membentuk tubuh, tetapi juga memberikan sinyal positif ke seluruh organ tubuh untuk melawan peradangan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Binaragawan senior Indonesia, Ade Rai, membagikan rahasia tubuhnya yang tetap bugar dan awet muda meski telah menginjak usia 56 tahun.
Menurutnya, ada dua kunci utama yang harus dipegang teguh untuk meraih kemandirian sehat di usia senja, yakni terus aktif bergerak dan rutin melatih otot.
Ade Rai menekankan bahaya terbesar di usia lanjut adalah kurangnya aktivitas fisik atau gaya hidup sedenter.
Ia menjelaskan, semakin tua seseorang dan semakin jarang bergerak, maka akan terjadi penurunan kondisi tubuh secara drastis, baik dari segi fisik maupun fungsi kognitif atau kemampuan berpikir.
Baca juga: Baim Wong Merinding saat Ade Rai Menolak Dibayar untuk Film Terbarunya
"Memang semakin tua kita harus punya kemandirian sehat. Semakin tua, justru harus semakin aktif dan lebih banyak bergerak," kata Ade Rai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
"Karena kalau semakin tua kita semakin diam dan tidak melakukan aktivitas gerak, maka akan terjadi penurunan," lanjutnya.
Ade Rai bahkan menyebut salah satu penyebab demensia atau pikun pada orang tua adalah kurangnya gerak.
"Baik dalam hal kognitif, pemikiran, maupun fisik tubuh. Makanya kenapa orang tua bisa mengalami demensia, salah satunya karena kurang gerak. Jadi gerak itu penting, semakin tua kita harus semakin rajin bergerak," jelasnya.
Latihan Otot Jadi Sinyal Positif Bagi Tubuh
Selain bergerak aktif, Ade Rai juga menyoroti pentingnya latihan otot atau angkat beban.
Menurutnya, melatih otot bukan hanya soal membentuk tubuh, tetapi juga memberikan sinyal positif ke seluruh organ tubuh untuk melawan peradangan (inflamasi).
"Ketika kita mengontraksikan otot, sebenarnya kita memberikan sinyal kepada tulang, otak, dan pembuluh darah untuk melawan inflamasi. Makanya latihan otot sangat bermanfaat bagi kesehatan," beber Ade Rai.
Ia menambahkan, otot yang terlatih juga berperan besar dalam sistem metabolisme tubuh, terutama dalam mengolah gula dan karbohidrat.
Ia menganalogikan otot seperti mesin mobil. Semakin besar kapasitas mesin (otot), semakin baik pula kemampuannya mengolah bahan bakar.
"Kalau otot rajin dilatih, ibarat mobil kapasitas mesinnya besar, maka toleransinya terhadap bahan bakar juga lebih tinggi. Jadi bukan takut angkat beban berat, tapi justru bagaimana menguatkan otot," pungkas Ade Rai.
Sebagai tambahan informasi, selain seorang binaragawan, Ade Rai kini juga menjajaki dunia akting.
Ia terlibat dalam film terbaru garapan Baim Wong berjudul Semua Akan Baik-Baik Saja yang akan tayang 13 Mei 2026.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan