2 Tahun Pernikahan Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai dari Arya Khan, Ujungnya Balikan
Meski mulutnya sering mengucap kata cerai, Pinkan tak menampik bahwa hal itu selalu memicu perang batin di dalam dirinya.
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Bagi Pinkan, keinginan untuk mengakhiri pernikahan di tengah konflik adalah dinamika yang wajar dalam rumah tangga
- Banyak permintaan Pinkan untuk bercerai tidak terendus oleh publik karena tidak terekam kamera atau dilakukan secara tertutup
- Mengenai perpisahan singkat yang baru saja mereka lalui, Pinkan menyebut masalah sepele dan sikap Arya yang sempat meninggalkan rumah menjadi pemicunya
TRIBUNNEWS.COM - Usai umumkan rujuk, penyanyi Pinkan Mambo secara terbuka membeberkan bahwa ucapan ingin bercerai bukanlah hal baru dalam dua tahun pernikahan sirinya bersama Arya Khan.
Mantan personel Ratu ini mengaku meminta pisah dari sang suami hingga ratusan kali.
Baginya, keinginan untuk mengakhiri hubungan di tengah konflik adalah dinamika yang wajar dalam sebuah pernikahan.
"Menurut aku wajar saja ya pasti, setiap pernikahan pasti ada saja ucapan berpisah. Aku juga berulang kali minta pisah sama Arya, sampai ratusan kali malah," terang Pinkan, ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Pinkan Mambo Pilih Rujuk Tak Lama Usai Umumkan Cerai, Sebut Arya Khan Makin Ganas Saat Honeymoon
Menurut wanita berusia 45 tahun ini, banyak dari permintaannya untuk bercerai tidak terendus oleh publik karena tidak terekam kamera atau dilakukan secara tertutup.
Ia menilai setiap pasangan pasti pernah berada di titik di mana kata "pisah" terlontar saat emosi memuncak.
Meski mulutnya sering mengucap kata cerai, Pinkan tak menampik bahwa hal itu selalu memicu perang batin di dalam dirinya.
Pasalnya, di balik konflik yang sering terjadi, ia mengaku memiliki keterikatan emosional yang sangat kuat dengan Arya Khan.
"Karena aku tuh sudah cinta mati sama Arya. Aku enggak bisa jauh dari dia. Kami sama-sama bucin (budak cinta), jadi ya sudah, enggak bisa aku hidup tanpa dia," pungkasnya.
Pinkan menyadari adanya kontradiksi antara keinginannya untuk berpisah dengan kenyataan bahwa ia merasa tidak berdaya jika benar-benar kehilangan Arya.
Hal inilah yang membuat setiap ancaman cerai yang ia lontarkan selalu berujung pada perdamaian.
Mengenai perpisahan singkat yang baru saja mereka lalui, Pinkan menyebut masalah sepele dan sikap Arya yang sempat meninggalkan rumah menjadi pemicunya.
Namun, ego tersebut akhirnya luruh setelah keduanya memilih untuk saling memaafkan.
"Sebenarnya ya sama-sama saling mengalah. Untuk masalah yang terakhir ini aku yang mengalah, aku minta maaf ke dia dan akhirnya kami balikan," ujar Pinkan.
(Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo)
Baca tanpa iklan