Tepis Isu Pesugihan Gunung Kawi, Pengacara: Sarwendah di Sana Syuting dari Pagi Sampai Malam
Sarwendah jadi gunjingan di media sosial setelah sebuah video viral menarasikan dirinya mendatangi Gunung Kawi, Jawa Timur, untuk pesugihan.
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Sarwendah digosipkan melakukan pesugihan di Gunung Kawi. Gosip itu kemudian dibantah oleh tim kuasa hukumnya
- Menang diakui Sarwendah pernah ke Gunung Kawi. Tapi bukan untuk pesugihan, melaikan untuk kepentingan syuting
- Kala itu Sarwendah tidak sendirian. Ia didampingi oleh Jordi Onsu serta seluruh kru produksi
TRIBUNNEWS.COM - Artis Sarwendah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sebuah video viral menarasikan dirinya mendatangi Gunung Kawi, Jawa Timur, untuk melakukan praktik pesugihan.
Menanggapi rumor tersebut, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham, tim penasihat hukum mantan istri Ruben Onsu ini langsung angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi.
Simon membenarkan bahwa Sarwendah pernah mendatangi Gunung Kawi sekitar tahun 2021 atau 2022. Namun, mereka membantah keras jika kunjungan tersebut dikaitkan dengan ritual mistis pencari kekayaan.
"Jadi klien kami bersama timnya ke sana murni untuk aktivitas syuting podcast Kakak Beradik yang bertema horor," ujar Simon Abraham saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026) malam.
Baca juga: Kuasa Hukum Jelaskan Ritual Pesugihan di Gunung Kawi yang Seret Nama Sarwendah
Simon menambahkan, saat proses syuting berlangsung, mantan personel Cherrybelle tersebut tidak sendirian, melainkan didampingi oleh Jordi Onsu serta seluruh kru produksi.
Di kesempatan yang sama, Chris Sam Siwu menegaskan bahwa tuduhan pesugihan yang dialamatkan kepada wanita berusia 36 tahun tersebut merupakan kabar bohong atau fitnah.
Menurut Chris, narasi tersebut sangat bertolak belakang dengan realitas kehidupan sehari-hari Sarwendah yang dikenal sebagai pekerja keras.
"Kalau dibilang pesugihan, itu bertolak belakang dengan apa yang dilakukan klien kami. Klien kami itu bekerja dari pagi sampai malam, sampai pagi lagi. Bisa dilihat di live TikTok-nya," jelas Chris.
Chris berseloroh bahwa esensi pesugihan adalah mendapatkan uang secara instan tanpa perlu memeras keringat. Sementara itu, Sarwendah hingga kini masih memegang teguh prinsip hidup untuk bekerja mencari nafkah secara halal.
"Jadi memang tidak masuk akal kalau dia pesugihan tapi harus bekerja sekeras itu," tambahnya.
Saat ini, tim hukum Sarwendah tengah mempelajari lebih lanjut rekaman video viral yang menyudutkan klien mereka. Pihaknya juga menyoroti pernyataan seorang juru kunci (kuncen) Gunung Kawi di dalam video tersebut, serta akun berinisial PM yang diduga menyebarkan narasi negatif ini.
"Kami belum tahu motivasinya apa. Memang dari pihak kuncen Gunung Kawi menyebut nama klien kami, tetapi tidak dipastikan menyebut ke sananya itu karena apa tujuannya," kata Chris.
Jika hasil kajian hukum menunjukkan adanya kesengajaan untuk menggiring opini (framing) yang merusak nama baik Sarwendah, tim kuasa hukum menegaskan tidak akan segan untuk menempuh jalur hukum secara resmi.
(Tribunnews.com/ Arie Puji Waluyo).