Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Aduh, Tim Piala Uber Indonesia Dikalahkan Cina

Perjalanan tim Indo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Iswidodo
TRIBUNNEWS.COM- Perjalanan tim Indonesia di kejuaraan Piala Uber berhenti di semifinal, Kamis (13/5) di Kuala Lumpur setelah kalah telak 0-3 dari juara bertahan Cina. Cina yang sudah tujuh kali menjuarai turnamen yang berlangsung dua tahunan tersebut memang sangat difavoritkan untuk menang.

Kali ini para pemain Indonesia kembali tidak bisa memberikan perlawanan memadai terhadap Cina, dan pertandingan di semifinal semua berlangsung dua set.

Di partai, pertama, Wang Yihan mengalahkan Maria Febe Kusumastuti, 21-7, 21-12, sebelum kemudian Ma Jin Wang Xiaoli di ganda pertama mengalahkan Greysia Polii/Meiliana Jauhari, 21-17, 21-13.

Dalam pertandingan menentukan kemenangan, Wang Xin menundukkan Adriyanti Firdasari, 21-17, 21-15.

Korea Selatan ke final

Tim unggulan kedua Korea Selatan menang mudah 3-1 atas Jepang dan maju ke final, Kamis siang. Pertandingan semifinal Piala Uber di Stadion Petra berlangsung nyaris tanpa penonton, di mana wartawan yang meliput lebih banyak dibandingkan penonton.

Korea Selatan mendapatkan angka pertama di tunggal pertama setelah Bae Seung-hee mengalahkan Eriko Hirose, 21-12, 21-16. Korea Selatan kemudian memperbesar keunggulan setelah ganda Lee Hyo-jung/Kim Min-jung menang 21-19, 21-10 atas Satoko Suetsuna/Miyuki Maeda.

Jepang memperkecil kekalahan dimana tunggal kedua Ai Goto mengalahkan Bae Youn-joo, 21-10, 22-20. Kemenangan Korea Selatan ditentukan di ganda kedua, dengan Lee Kyung-won/Ha Jung-eun mengalahkan Mizuki Fujii/Miyuki Maeda 21-19, 21-18.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pertandingan berlangsung mulus bagi kami hari ini," kata manajer Korea Selatan Kim Jong-soo.

"Kami sekarang berhasil maju ke final, jadi kami bisa merayakannya dulu, sebelum kami bermain di final."

Menurut pelatih Korea Selatan, juara bertahan Cina memang favorit untuk menang atas Indonesia, dan juga untuk menjadi juara lagi.

"Bila kami menghadapi Cina sekarang, saya rasa para pemain kami cukup mampu, tetapi Cina tetap saja favorit. Kami berharap di tunggal pertama akan terjadi pertandingan sengit dan kalau itu terjadi, mungkin peluang kami ada." (bbc)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas