Dominasi Oscar Pistorius Sudah Berakhir
Atlet difabel Afrika Selatan Oscar Pistorius kembali menelan kekecewaan
Editor:
Ravianto
TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Atlet difabel Afrika Selatan Oscar Pistorius kembali menelan kekecewaan karena dikalahkan oleh atlet asal Inggris Jonnie Peacock di babak final nomor 100 meter Paralimpiade London, Kamis (6/9).
Pistorius, yang memunculkan kontroversi dengan mengeluhkan kaki palsu lawannya terlalu panjang hingga membuat dia kalah di final nomor 200 meter pekan lalu, hanya mampu berada di urutan keempat setelah Peacock, Richard Browne (AS) dan Arnu Fourie (Afrika Selatan).
Peacock mengerahkan seluruh tenaganya dan menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu di 10,9 detik. Catatan waktu Peacock tersebut adalah yang pertama kalinya di Paralimpiade dengan waktu kurang dari 11 detik.
"Saya tidak merasa hal itu akan terjadi. Saat di lintasan, saya hanya berpikir siapa yang akan menjadi yang tercepat, apakah Oscar Pistorius atau saya. Dan ini untuk pertama kalinya saya juara. Penampilan saya kali ini mungkin yang terbaik dari yang pernah saya berikan. Luar biasa," kata Peacock.
"Saya seharusnya bisa berlari lebih cepat dari catatan waktu itu. Saya seharusnya mampu berlari 3/10 detik lebih cepat. Setelah menempuh 60-70 meter, saya merasa saya bisa memenangkan perlombaan ini," katanya.
Pelari yang dikenal dengan julukan "Runner Blade" itu juga kalah dari pelari Brasil Alan Oliveira di nomor 200 meter, yang untuk pertama kalinya Pistorius berlomba setelah sembilan tahun absen.
Beberapa saat setelah perlombaan usai, Pistorius, berbicara kepada awak media mengenai kekalahannya dan menuding kaki palsu lawannya yang lebih panjang menjadi penyebab kekalahannya.
Meski telah meminta maaf atas pernyataannya itu pada Senin (3/9), isu mengenai penggunaan bagian tubuh buatan dalam kompetisi Paralimpiade menjadi perhatian penting.
"Saya ingin meminta maaf atas komentar pedas saya. Minta maaf lebih karena waktunya tidak pas, tidak lama setelah babak final usai. Namun, saya percaya, kita semua memiliki pandangan yang sama tentang masalah ini,¿ katanya, Senin.
Namun pada kekalahannya di nomor 100 meter tersebut, Pistorius menerima hasilnya dengan lebih lapang dada dengan memberikan komentar lebih ramah usai perlombaan.
"Apa yang kita lihat malam ini adalah pelari Paralimpiade yang luar biasa. Itu adalah penampilan yang luar biasa," katanya usai kalah dari Peacock.
"Nomor (pertandingan) 100 meter bukanlah keahlian saya, tapi saya sangat bahagia Jonnie berhasil menjadi yang tercepat. Saya yakin kemenangan ini akan menjadi salah satu keberhasilan dalam hidupnya," kata Pistorius.(kompas.com)
Baca tanpa iklan