Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●
BBC

Musim 'terburuk' Mourinho

Jose Mourinho menggambarkan musim ini sebagai ''yang terburuk'' setelah timnya kalah 2-1 dari Atletico Madrid di final Copa del Rey.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Manajer Real Madrid Jose Mourinho menggambarkan musim ini sebagai ''yang terburuk dalam karir saya'' setelah timnya kalah 2-1 dari Atletico Madrid di final Copa del Rey.

Sebelumnya Real Madrid juga gagal mempertahankan gelar La Liga yang kembali direbut saingan utamanya Barcelona, sementara di Liga Champions Los Merengues kalah agregat 4-3 di babak semi final dari tim Jerman Borussia Dortmund.

Pernyataan Mourinho ini kembali menguatkan indikasi bahwa pelatih asal Portugal ini akan meninggalkan Santiago Bernabéu pada akhir musim.

Mourinho yang gencar diberitakan kembali ke Chelsea ini mengatakan: ''Saya memiliki kontrak yang berlaku untuk tiga tahun lagi.''

"Saya belum berbicara dengan presiden terkait masa depan saya.''

''Ini adalah musim terburuk dalam karir saya''.

"Musim kompetisi tahun ini adalah kegagalan tetapi dua musim pertama saya adalah kesuksesan,'' ujarnya.

Sengit dan panas

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam final Copa del Rey di Bernabeu semalam, pertandingan antar tim satu kota ini berlangsung sengit dan panas.

Madrid unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Cristiano Ronaldo sekaligus golnya yang 55 untuk Madrid di musim ini.

Tetapi Atletico berhasil bangkit dan berhasil mengalahkan tetangganya itu untuk pertama kalinya dalam 14 tahun.

Diego Costa menyamakan kedudukan sampai akhirnya gol Joao Miranda di waktu ekstra membuat Atletico menjadi pemenang dalam laga ini.

Jose Mourinho sendiri dalam pertandingan itu dikirim keluar lapangan di babak kedua oleh wasit karena memprotes berlebihan.

Cristiano Ronaldo juga diberi kartu merah karena perilaku yang serupa dengan manajernya.

"Saya tidak merasa Atletico layak untuk menjadi juara tetapi mereka berhasil merebut gelar. Kami memiliki dua kesempatan bersih untuk cetak gol, tiga kali membentur tiang gawang... itulah mengapa saya rasa ini tidak adil.''

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas