Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Manajer: Schumacher Kurang Beruntung

Michael Schumacher masih dalam kondisi koma setelah kecalakaan di mana kepalanya membentur batu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Manajer: Schumacher Kurang Beruntung
net
Michael Schumacher saat masih menjadi pebalap aktif bagi tim F1 Ferari tengah berski yang menjadi satu di antara olahraga favoritnya selain membalap. 

TRIBUNNEWS.COMMichael Schumacher masih dalam kondisi koma setelah kecalakaan di mana kepalanya membentur batu saat bermain ski di Meribel, Perancis. Sang manajer, Sabine Kehm menyebut kecelakaan yang terjadi pada Minggu (29/12/2013) tersebut sebagai ketidakberuntungan Schumacher.

Michael Schumacher sudah menjalani dua kali operasi sejak kecelakaan tersebut. Pertama setelah tiba di rumah sakit di Grenoble, lalu pada Senin malam. Kondisi juara dunia tujuh kali tersebut sedikit membaik tetapi masih tetap dalam kondisi kritis.

"Saya sudah berbicara dengan beberapa orang yang bersama Michael (saat ski) di tebing yang cukup landai. Di sana ada tebing biru dan tebing merah yang di antaranya terdapat salju yang dalam dan Michael pergi ke sana. Tetapi setelah itu pun, orang-orang berkata bahwa dia tidak melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat menolong teman yang jatuh di situ," papar Kahn.

"Lalu dia mulai ber-ski lagi, pergi ke salju yang lebih dalam lagi dan di situlah dia menabrak batu saat akan melakukan lompatan. Dia terlempar ke udara lalu jatuh dengan kepala lebih dulu membentur batu yang lain. Ini adalah kejadian yang sangat buruk dan tidak beruntung, dan bukan karena dia melaju terlalu cepat. Saya sudah berbicara dengan beberapa orang, termasuk instruktur ski, dan mereka berkata ini bisa terjadi pada kecepatan 10 kilometer per jam."

"Ini hanya kejadian yang sangat, sangat tidak beruntung," tegas Kahn.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas