Kompetisi Tinju Pro Indonesia Kembali Bergeliat Melalui Televisi
Kali ini Lado bersama timnya sudah mengatur rencana pertandingan rutin di studio tinju MNC TV.
Penulis:
Murtopo
Editor:
Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Setelah berbulan-bulan tidak menggelar pertanding tinju pro televisi, akhirnya promotor Ndondo Fandy Junai dan penata tanding (match maker) Syarifudin Lado akan membuka lembaran baru sekaligus menandai bangkitnya tinju pro di Tanah Air.
Sebelumnya sejumlah stasiun televisi sudah menghentikan tayangan tinju seperti Sabuk Emas RCTI, GTP Indosiar, SCTV Top Boxing, TVRI Round to Round Fight, The Great Champs ANTV. Namun kali ini Lado bersama timnya sudah mengatur rencana pertandingan rutin di studio tinju MNC TV.
“Saya hanya mengatur petinju yang bertanding. Promotor tetap Ndondo Fandy Junai A Seng Herry Sugiarto. Pertandingan tinju akan ditayangkan setiap hari Selasa mulai tanggal 19 dan 26 Agustus," ujar Lado.
Selain itu kata Lado, gelar tinju pro juga akan menyuguhkan partai pertandingan Kejuaraan Asia Pasifik akan digelar pada hari Selasa tanggal 9 September. Partai pertandingan yang akan digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur itu menjadi partai puncak gelaran tinju pro yang digelarnya.
Di kejuaraan Asia Pasifik kelas terbang tersebut akan bertarung juara Indonesia berusia 24 tahun, Espinus Sabu yang akan berhadapan dengan petinju Thailand.
“Espinus Sabu sudah siap menghadapi pertarungan nanti. Dia berada dalam kondisi sehat. Di sini, tidak ada istilah tidak latihan,” ujar Bernard Lahindo, pelatih Espinus di sasana tinju Cilandak Marinir, Jakarta Selatan.
Tinju pro Indonesia mempunyai empat badan tinju, yang menaunginya. Badan tinju tersebut adalah KTI (Komisi Tinju Indonesia), dipimpin Anthon Sihombing, ATI (Asosiasi Tinju Indonesia), dipimpin Manahan Situmorang, KTPI (Komisi Tinju Profesional Indonesia), dipimpin Ruhut Sitompul, serta FTI (Federasi Tinju Indonesia), dipimpin Hasurungan Pakpahan.
Baca tanpa iklan