Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Tenis Meja juga Dualisme, Sulit Bersatu

Satu lagi contoh buruk dari dinamika olahraga di Indonesia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Toni Bramantoro
zoom-in Tenis Meja juga Dualisme, Sulit Bersatu
Tribunnews/Herudin
Marzuki Alie 

TRIBUNNEWS, COM. JAKARTA - Satu lagi contoh buruk dari dinamika olahraga di Indonesia.

Masih terjadi dualisme dalam pengelolaan pembinaan tenis meja. Dua organisasi tenis meja nasional yang ada saat ini bahkan disebut-sebut sangat sulit untuk disatukan. 

"Bagaimana mau bersatu kalau masing-masing punya kepentingan," ungkap seorang pembina tenis meja nasional.  

Arifin Thahir, pembina tenis meja DKI, mengemukakan, memang pernah ada upaya untuk mempersatukan kembali dua organisasi yang ada. Akan tetapi, usaha rekonsiliasi dan unifikasi itu mentok karena tak tercapai titik temu.   

"Saya nggak tahu kenapa, tetapi mungkin karena semua ada maunya," kata Arifin Thahir, yang pernah menjadi wakil sekjen PP PTMSI di masa kepemimpinan Triyanto Saudin pada 2000-2002.                                                     

Organisasi tenis meja terpecah setelah KONI Pusat merestui kepengurusan PP PTMSI periode 2014-2019 pimpinan Marzuki Alie. Sebelumnya, sudah terbentuk kepengurusan PP PTMSI 2013-2018 pimpinan Oegroseno.             

Marzuki Alie belakangan pasif setelah tak lagi menjadi Ketua DPR. Ia juga disebut-sebut tidak keberatan untuk dilakukannya rekonsiliasi.     

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, menyusul kegagalan total merebut satu pun medali di SEA Games 2013 Myanmar, KONI Pusat sebelumnya sudah memastikan tidak akan mengomentisikan tenis meja di SEA Games 2015, Singapura.

Apalagi kondisi pembinaan pemainnya masih jauh dari kondusif. Kendati demikian, masih ada upaya dari PP PTMSI untuk tetap menerjunkan pemainnya di SEA Games Singapura tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas