Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Alasan Religius Tak Lagi Jadikan Sirkuit Assen Berstatus Unik

Sejak pertama masuk kalender Grand Prix pada 1949, balapan di Sirkuit Assen selalu digelar pada Sabtu, dengan alasan religius.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Alasan Religius Tak Lagi Jadikan Sirkuit Assen Berstatus Unik
net/google
Para penonton mengabadikan pebalap yang turun pada GP Belanda di Sirkuit Assen. 

TRIBUNNEWS.COM - GP Belanda akan menghilangkan status unik mereka sebagai satu-satunya balapan yang digelar di luar hari Minggu.

Sejak pertama masuk kalender Grand Prix pada 1949, balapan di Sirkuit Assen selalu digelar pada Sabtu, dengan alasan religius.

Saat ini, GP Belanda dimulai pada Kamis dengan sesi latihan bebas pertama dan kedua untuk kelas premier. Sesi kualifikasi digelar pada Jumat, dan persaingan ditutup dengan balapan pada Sabtu.

"Setelah mempertimbangkan semua pro dan kontra, manajemen memutuskan untuk memindahkan hari balapan dari Sabtu menjadi Minggu, mulai 2016," demikian pernyataan dari manajemen sirkuit, Kamis (25/6/2015).

"Balapan di Assen akan digelar pada hari Minggu terakhir pada bulan Juni. Keputusan ini akan memberi keuntungan untuk masa depan Sirkuit Assen, kelanjutan MotoGP dan balap motor di Belanda secara umum."

Perubahan jadwal balapan ini diharapkan memperbesar jumlah penonton yang datang ke Assen untuk menyaksikan balapan secara langsung.

Para pebalap dari masing-masing kelas yang finis pertama pada balapan akhir pekan ini akan jadi juara terakhir GP Belanda yang masih digelar pada Sabtu.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas