Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari Incar Gelar di Dubai World Super Series Finals 2015

Satu pasangan ganda putri menjadi wakil Indonesia di BWF Dubai World Super Series Finals 2015

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari Incar Gelar di Dubai World Super Series Finals 2015
Tribunnews/Irwan Rismawan
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari 

TRIBUNNEWS.COM, DUBAI - Satu pasangan ganda putri menjadi wakil Indonesia di BWF Dubai World Super Series Finals 2015.

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akan berjuang di grup B bersama Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen (Denmark), Eefje Muskens/Selena Piek (Belanda) dan Tian Qing/Zhao Yunlei (Tiongkok).

Dari grup B ini nantinya akan diambil dua posisi teratas untuk kemudian melaju ke semifinal. Untuk itu, jika ingin ke semifinal, Greysia/Nitya minimal harus mengantongi dua kemenangan dari tiga laga yang ada nantinya.

Melihat tiga lawannya tersebut, pelatih ganda putri, Eng Hian berharap, Greysia/Nitya paling tidak bisa mencuri dua kemenangan, yaitu dari Juhl/Pedersen, Denmark dan Muskens/Piek, Belanda.

“Yang pasti dari pasangan Belanda yang harus diambil kemenangannya. Yang kedua mungkin lebih difokuskan ke pasangan Denmark. Kalau yang pasangan Tiongkok, bukannya pesimis, tapi dari rekor pertemuan, Greysia/Nitya lebih sering kalah. Jadi lebih fokusnya ke Belanda dan Denmark,” kata Eng Hian.

Melihat peluang di atas kertas, Greysia/Nitya memang lebih berpeluang menang dari Juhl/Pedersen dan Muskens/Piek, dibanding dengan Tian/Zhao.

Dari Juhl/Pedersen, Greysia/Nitya sementara unggul dalam rekor pertemuannya dengan 4-1. Mereka terakhir berhadapan di Japan Open Super Series 2015, saat itu Greysia/Nitya kalah untuk pertama kalinya dari Juhl/Pedersen.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebaliknya dengan Tian/Zhao, Greysia/Nitya justru masih tertinggal 1-4 dari rekor pertemuan mereka. Kedua pasangan tersebut terakhir kali berhadapan di semifinal BWF World Championships 2015 lalu. Greysia/Nitya kalah dua game langsung dengan 8-21 dan 16-21.

Sementara dengan pasangan Belanda, Muskens/Piek, Greysia/Nitya belum pernah sekalipun berhadapan.

“Turnamen ini sudah ditargetkan, Greysia/Nitya ke semifinal. Ini untuk mengamankan posisi mereka di top three, paling tidak. Greysia/Nitya memang lebih difokuskan untuk Super Series Finals ini,” tambah Eng Hian lagi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas