Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Bantuan Menpora Buat Rio Haryanto Bangun Kecemburuan Atlet Lain

Anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Basuki, menilai bantuan yang diberikan Kemenpora terhadap , Rio Haryanto, dapat membangkitkan kecemburuan atlet lain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Bantuan Menpora Buat Rio Haryanto Bangun Kecemburuan Atlet Lain
Super Ball/Feri Setiawan
Pebalap Indonesia, Rio Haryanto berpose saat jumpa pers di Media Center Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2016). Dalam beberapa hari ke depan, Rio Haryanto akan mendapatkan kepastian apakah akan bisa turun pada Fomula 1 2016. Rio mendapat dukungan pemerintah melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga berupa kucuran dana. Super Ball/Feri Setiawan 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Basuki, menilai bantuan yang diberikan Kemenpora terhadap pebalap muda Indonesia, Rio Haryanto, dapat membangkitkan kecemburuan atlet lain.

"Kami menyayangkan bantuan dana 100 miliar untuk Rio karena berasal dari APBN. Karena ini akan membuat kecemburuan dengan atlet lain yang sama sama atlet profesional,” ujar Yayuk kepada Tribunnews.com di Senayan, Jakarta, Senin (1/2/2016).

Menurutnya Menpora, Imam Nahrawi melakukan pemborosan dengan memberikan dana sebesar 100 miliar untuk Rio Haryanto sebagai modal untuk berjuang di ajang Formula One.

"100 miliar memang sedikit? Bukannya tidak mendukung Rio. Tapi jangan pakai APBN. Banyak yang susah makan."

Menurutnya Yayuk, dana 100 miliar tersebut dapat dialihkan ke bidang lain, satu diantaranya dalah pembangunan venue olahraga.

"Saya tidak lihat urgensinya. Kalau "panggung" bagus memang. Tapi jangan pakai buat itu."

Rekomendasi Untuk Anda

Rio Haryanto mendapatkan persyaratan untuk bergabung dengan Tim Manor. Syaratnya, Rio harus punya modal sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp 225 miliar.

Hingga saat ini, Rio sudah mendapat jaminan dana sebesar lima juta euro atau sekitar Rp 75 miliar dari Pertamina, serta Rp 100 miliar dari Kemenpora yang didapat dari berbagai BUMN.

Formula 1 2016 akan dimulai dengan GP Austraila di Sirkuit Melbourne Grand Prix, 18-20 Maret. Sebelum itu, para pebalap akan menjalani tes pramusim di Sirkuit Catalunya pada 22-25 Februari dan 1-4 Maret.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas