Tribun Sport

Olimpiade 2016

Richard Mainaky bilang Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Main Konsisten di Final

Pelatih ganda campuran PP PBSI, Richard Mainaky menjadi seseorang yang paling bahagia

Editor: Toni Bramantoro
Richard Mainaky bilang Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Main Konsisten di Final
humas pbsi
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 

Selama cabang bulu tangkis dimainkan sejak Olimpiade Barcelona 1992, sudah enam medali emas diraih bulutangkis yang merupakan olahraga kebanggaan Indonesia.

Sektor tunggal putra, tunggal putri dan ganda putra telah menyumbang medali emas.

Akan tetapi, di sektor ganda campuran baru tahun ini bisa meraih emas.

Dua ganda campuran Indonesia sebelumnya selalu diadang lawan di final olimpiade.

Pada Olimpiade Sydney 2000, pasangan Tri Kusharjanto/Minarti Timur dikalahkan oleh Zhang Jun/Gao Ling (Tiongkok).

Sedangkan Liliyana yang berpasangan dengan Nova Widianto di Olimpiade Beijing 2008, gagal meraih emas setelah di partai puncak takluk dari Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korea).

Munculnya duet Tontowi/Liliyana di tahun 2011, membuat pasangan ini menjadi harapan baru usai Nova pensiun setelah olimpiade.

Prestasi cemerlang sepanjang tahun 2011-2012 ternyata belum mengantarkan pasangan dari klub Djarum ini menuju emas olimpiade di London 2012.

Ternyata buah kerja keras Tontowi/Liliyana terbayar di Olimpiade Rio 2016.

Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas