Hamilton Curiga Ada Yang Ingin Menjegalnya
Dia merasa dijegal dan menurutnya ada orang yang sengaja merekayasa kerusakan itu karena tidak suka dia menjadi juara.
Penulis:
Muhammad Barir
Editor:
Husein Sanusi
TRIBUNNEWS.COM - Buntut dari masalah kerusakan mesin yang dialaminya di Sepang, Lewis Hamilton mempertanyakan pemicu masalah kerusakan itu. Dia merasa dijegal dan menurutnya ada orang yang sengaja merekayasa kerusakan itu karena tidak suka dia menjadi juara.
Hamilton tidak mendapatkan poin pada GP Malaysia karena gagal finis akibat kerusakan mesin mobil. Dia harus berhenti ketika dalam posisi memimpin dan balapan tersisa 15 putaran.
Hamilton mengatakan ingin jawaban dari Mercedes setelah kerusakan mesin sehingga tak bisa meraih kemenangan di Grand Prix Malaysia.
Kegagalan ini membuat Hamilton tertinggal 23 poin di belakang rekan setimnya Nico Rosberg dengan lima balapan tersisa dan tersedia maksimal 125 poin.
"Kami memiliki begitu banyak mesin untuk delapan pebalap dan saya adalah satu-satunya yang mengalami kerusakan mesin," kata pebalap Inggris.
"Seseorang harus memberi saya beberapa jawaban karena ini hal yang benar-benar tidak bisa diterima."
Hamilton mengatakan, untuk berjuang meraih gelar juara makin sulit dengan masalah pada mesin yang dialami di Sepang.
"Ada banyak balapan yang menentukan, balapan ini salah satunya. Ada seseorang tidak ingin aku menang tahun ini tapi aku tidak akan menyerah. Saya akan terus berusaha," kata Hamilton.
Saat ditanyakan tentang siapa yang dimaksud "seseorang", Hamilton mengatakan, "Sebuah kekuatan yang lebih tinggi. Rasanya sekarang seolah-olah orang di atas atau kekuatan yang lebih tinggi melakukan intervensi tapi aku merasa aku telah diberkati dengan begitu banyak peluang. Jadi saya harus berterima kasih kepada mereka. Meskipun hal ini tidak bagus, saya harus tetap bersyukur," katanya.
Bos tim Mercedes F1, Toto Wolff mengatakan wajar jika Hamilton kecewa. "Sudah jelas dia super frustrasi Dia benar-benar tidak beruntung tahun ini. Dia kehilangan banyak poin tapi kejuaraan ini belum berakhir," katanya.
"Saya sangat sedih untuk Lewis. Dia mengendalikan balapan itu. Hasilnya sangat tidak baik," katanya.
Hamilton pernah tertinggal 43 poin di belakang Rosberg setelah empat balapan pertama. Hamilton berjuang dan berhasil menyusul dengan meraih enam kemenangan dalam tujuh balapan berikutnya untuk mengambil keunggulan. Namun kini Hamilton kembali tertinggal dari Rosberg.