Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Chiara Fontanesi Bertekad Mengoleksi Gelar Juara Lebih Banyak

Meraih trofi juara di seri balap motocross wanita (woman MXGP) di Prancis, pekan lalu, Chiara kini telah mengoleksi lima gelar juara

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Pratiwi
zoom-in Chiara Fontanesi Bertekad Mengoleksi Gelar Juara Lebih Banyak
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Rabu (20/9/2017) halaman 12 

TRIBUNNEWS.COM - Meski usianya masih muda, Chiara Fontanesi, telah membuktikan kemampuannya sebagai pebalap motocross wanita terbaik.

Meraih trofi juara di seri balap motocross wanita (woman MXGP) di Prancis, pekan lalu, Chiara kini telah mengoleksi lima gelar juara.

Dalam tiga kali sesi balapan yang dilakukan, Chiara mencatatkan hasil terbaik di dua sesi berturut-turut.

Hanya satu sesi saja di mana Chiara kurang maksimal dan hanya menempatkan dirinya di posisi ketiga.

Chiara sudah menapaki karier balapan motorcross profesional sejak tahun 2009.

Namun, gadis kelahiran Parma, Italia, tersebut harus bekerja keras untuk mendapatkan poin di setiap seri balapan.

"Setiap menjadi juara adalah pencapaian terbaik, tetapi mungkin buat saya pencapaian terbaik adalah membuka peluang untuk menjadi juara di setiap musim. Oleh sebab itu, saya bertekad untuk mengoleksi gelar juara lebih banyak lagi," ujar Chiara, seperti dikutip motoblog dan eurosport.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Cristiano Ronaldo Cari Pelampiasan di Laga Kontra Real Betis

Meraih gelar juara, menurut Chiara, bukan perkara mudah.

Karena, sejak terjun di balap motocross, mantan kekasih pebalap MotoGP, Maverick Vinales, ini bertemu dengan banyak seteru yang hebat.

Hampir di setiap seri, Chiara melihat aksi pebalap motocross yang mumpuni.

Ia merasa kesulitan untuk berkembang dalam hal kecepatan dan manuver, karena tekanan pebalap lain, yang dinilainya tidak ringan.

"Bukan hanya yang senior, tapi saya juga mendapatkan perlawanan dari pebalap muda, yang mungkin usianya hampir sama atau bahkan lebih muda. Mereka memiliki kemampuan balap yang baik dan itu benar-benar menyulitkan ketika ingin melaju lebih baik di lintasan," kata Chiara.

Namun, Chiara tidak ingin tenggelam dalam tekanan lawan. Ia berusaha bangkit ketika aksi para lawannya itu makin bagus.

Perlahan tapi pasti, Chiara mempelajari aksi-aksi dan manuver ciamik lawan-lawannya.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (20/9/2017)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas