Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Keberhasilan Pencak Silat Dikritik 3 Negara, Ada yang Sebut Perolehan Emas Indonesia Tak Ada Nilai

Asian Games 2018 memang sudah berlalu, tapi kesuksesan Indonesia di pencak silat jadi bahan perbincangan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Januar Adi Sagita
zoom-in Keberhasilan Pencak Silat Dikritik 3 Negara, Ada yang Sebut Perolehan Emas Indonesia Tak Ada Nilai
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto dan CDM Asian Games Indonesia Syafrudin serta pesilat Indonesia Wewey Wita membuat vlog bersama usai upacara penyerahan medali pencak silat Asian Games 2018 di Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Pencak silat Indonesia berhasil menyumbangkan 14 medali emas untuk Indonesia pada Asian Games 2018. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM- Asian Games 2018 memang sudah berlalu, tapi kesuksesan Indonesia di pencak silat jadi bahan perbincangan.

Anda tentu ingat saat atlet pencak silat asal Malaysia, Jamari Mohd Al Jufferi, yang merusak venue.

Jamari merusak venue setelah mengaku kecewa dengan juri di partai pencak silat nomor tarung putra kelas E 65 kg-70 kg Asian Games 2018, Senin (27/8/2018).

"Ya, saya mengundurkan diri karena tidak puas dengan juri 2 dan 3. Saya merasa tak dihargai," ujar Jamari.

"Peluang untuk cabang olahraga ini dipertandingkan di Olimpiade semakin kecil jika kualitas pengadil seperti ini," tambahnya.

Meski begitu, ia tak mempersoalkan pesilat Indonesia, Komang Harik Adi Putra, yang berhasil meraih emas.

"Saya tak marah ke Komang. Dia sama seperti saya, hanya seorang pesilat. Kami hanya mencari medali," tutur Jamari.

Rekomendasi Untuk Anda

Jamari akhirnya meminta maaf kepada Menpora Malaysia, Syed Saddiq.

Jamari Mohd Al Jufferi bahkan berlutut dan menangis di depan Syed Saddiq.

Baca selengkapnya>>>>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas