Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Nico Thomas: Pertemuan Keluarga Besar Tinju Indonesia Suasananya Menyenangkan

KBTI merupakan wadah mantan petinju, yang lahir di Bumianggrek, Bekasi, Jawa Barat, 5 November 2017.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Nico Thomas: Pertemuan Keluarga Besar Tinju Indonesia Suasananya Menyenangkan
rondeaktual.com
Pertemuan Keluarga Besar Tinju Indonesia Suasananya Menyenangkan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertemuan Keluarga Besar Tinju Indonesia (KBTI) diwarnai banjir doorprize. Tidak tanggung-tanggung, ada sembilan drooprize berupa lima t-shirt Asian Games XVIII/2018 Jakarta-Palembang dan uang masing-masing Rp 500.000 untuk empat orang yang beruntung. Pertemuan berlangsung di Jalan Raya Kamal, Pintu Air, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (9/9/2018).

KBTI merupakan wadah mantan petinju, yang lahir di Bumianggrek, Bekasi, Jawa Barat, 5 November 2017. Belum setahun, KBTI telah menyelenggarakan empat kali pertemuan. Setiap pertemuan selalu ramai di mana para mantan petinju saling saling menukar cerita pertarungan di masa lalu.

“Acara seperti ini sangat menyenangkan hati,” kata tuan rumah Daud Sanusi.

Mantan juara dunia IBF kelas terbang mini, Nico Thomas menjelaskan, sejak awal selalu ramai.

“Tanpa doorprize pertemuan KBTI tetap meriah. Saya sudah dua kali ikut pertemuan dan selalu ramai yang datang. Saya bangga dan terharu bisa bertemu dengan kawan-kawan,” ungkap Nico Thomas, yang merebut gelar dari tangan juara bertahan Mahasamuth Sithnaruepol (Thailand) di Istora Senayan, Jakarta, 17 Juni 1989.

Doorprize Rp 2.000.000 datang dari Pembina KBTI, Tobias Pattiasina. Lima kaus Asian Games disumbangkan oleh Bernard Lahindo, Sonny Sebastian, dan Humas KBTI.

Pertemuan Minggu siang sempat membahas rencana kunjungan ke kediaman Hendropriyono dan rencana menyelenggarakan pertandingan tinju pro menyambut HUT pertama KBTI.

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya siap menanggung seluruh biaya pertandingan HUT KBTI. Dalam waktu dekat sudah bisa kontrak petinju yang akan bertanding, jadi tidak ada istilah mendadak," jelas mantan petinju Welly Koto, yang juga dikenal sebagai pengusaha angkot di Bogor yang sepakat akan maju sebagai promotor bersama penata tanding Hendra Julio.

Pertemuan Keluarga Besar Tinju Indonesia (KBTI).
YANG BERUNTUNG UANG RP 500 RIBU:

Arifin Alit, Karimun, Kepulauan Riau.
Bento Sitompul, Jakarta.
Sonny Sebastian, Jakarta.
Welly Koto, Bogor.

YANG BERUNTUNG KAUS ASIAN GAMES

Yunus Tiran, Jakarta.
Frederick Septian Tuwan, Jakaarta.
Robert Pandiangan, Jakarta.
Ippo Gala, Jakarta.
Gaspar Ampolo, Jakarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas