Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Eksploitasi Anak pada Audisi Umum Djarum Bulutangkis Beasiswa kata Kevin Salah Sambung

Pebulutangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya turut berkomentar terkait adanya kabar eksploitasi anak pada Audisi Umum Djarum Bulutangkis Beasiswa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Eksploitasi Anak pada Audisi Umum Djarum Bulutangkis Beasiswa kata Kevin Salah Sambung
Tribunnews/Abdul Majid
Kevin Sanjaya Sukamuljo saat mendapatkan bonus dari Djarum Foundation di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (8/8/2019). 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya turut berkomentar terkait adanya kabar eksploitasi anak pada Audisi Umum Djarum Bulutangkis Beasiswa.

Menurut Kevin, penilaian tersebut salah sambung, lantaran dirinya merupakan jebolan Audisi Djarum, dan kini justru kerap mengharumkan Indonesia.

“Ya benarnya Djarum pure membantu bulutangkis Indonesia. itu tak ada sangkupautnya dengan rokok ya. karena di PB Djarum saja sangat melarang atletnya merokok,” tegas Kevin saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

“Jadi menurut saya sih ini benar-benar menyalahartikan,” sambungnya.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai audisi umum Djarum telah mengeksploitasi anak lantaran menjadikan peserta audisi sebagai publikasi rokok djarum.

KPAI pun meminta kepada Djarum untuk mengganti logo tersebut sebelum akhirnya audisi dilanjutkan di kota-kota selanjutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, permasalahan cap eksploitasi anak dikatakan Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin masih belum jelas.

“Yang dimaksud logo Djarum yang di mana? Kalau persepsi kita  yang di anak-anak. Kalau memang itu, akan kita copot yang di anak-anak, tapi kan di situ kan ada pelatih, legend, panpel, apakah itu tidak boleh? Jadi pertanyaanya yang mana nih,” kata Yoppy.

Yoppy menambahkan, torehan prestasi atlet-atlet PB Djarum saat ini merupakan buah dari upaya panjang yang dilakukan PB Djarum dalam mencari bibit-bibit baru pebulutangkis Indonesia.

Kevin merupakan salah satu role model atlet yang dihasilkan PB Djarum melalui program audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis.

“Tidak ada jalan instan untuk mencetak seorang juara dunia. Semua melalui proses panjang dan berliku.  Djarum foundation terus berupaya dan melakukan berbagai inovasi agar bibit-bibit bai terus bermunculan dan menjadi mata rantai prestasi bagi bulutangkis Indonesia,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas