Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Susy Susanti: Tiadanya Audisi Badminton Bisa Menghambat Pembinaan Usia Dini

Mantan pebulutangkis Indonesia, Susy Susanti, turut mengomentari kisruh yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Susy Susanti: Tiadanya Audisi Badminton Bisa Menghambat Pembinaan Usia Dini
dok megapro
Dua juara Olimpiade, Liliyana Natsir dan Susy Susanti, tengah berbincang-bincang jelang acara pembukaan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, PURWOKERTO - Mantan pebulutangkis Indonesia, Susy Susanti, turut mengomentari kisruh yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menurut KPAI, PB Djarum telah melakukan tindakan eksploitasi karena memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

KPAI terutama menyoroti penggunaan brand Djarum pada kaos yang digunakan anak-anak yang berlaga dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis.

Sebagai buntutnya, PB Djarum akhirnya resmi menghentkan kegiatan Audisi Umum PB Djarum pada tahun depan.

Kepastian ini diperoleh dari rilis resmi Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, Sabtu (7/9/2019).

"Tahun ini merupakan tahun perpisahan dari kami. Tahun depan event audisi ditiadakan," tutur Yoppy dalam konferensi pers yang kala itu diadakan di Hotel Aston Imperium, Purwokerto.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terutama dari para pemerhati olahraga bulu tangkis Indonesia.

Salah satu tokoh yang ikut angkat bicara soal ini adalah legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti.

Susy, yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, menyayangkan keputusan yang dibuat oleh PB Djarum.

"Pastinya bakat-bakat yang terjaring tidak akan sebanyak seperti sekarang dan tahun-tahun sebelumnya," kata Susy.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: BolaSport.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas