Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

PON 2020 Papua Harus Lebih Semarak, Itulah Keinginan Menpora Zainudin Amali

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin langsung dihadapi sejumlah pekerjaan rumah penting, salah satunya Pekan Olahraga Nasional 2020 Papua.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in PON 2020 Papua Harus Lebih Semarak, Itulah Keinginan Menpora Zainudin Amali
tribunnews.com/abdul majid
Menpora Zainudin Amali saat mengumumkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Tradisional didampingi oleh Deputi III Raden Isnanta di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Tribunnews/Abdul Majid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali langsung dihadapi sejumlah pekerjaan rumah penting, salah satunya Pekan Olahraga Nasional 2020 Papua.

Zainudin Amali mengaku sangat antusias menyambut pelaksanaan PON 2020 di Papua. Masyarakat Indonesia diharap bisa mengetahui pelaksanaan pesta olahraga yang mempertandingkan 37 cabor. 

“Kedepan ada SEA Games dan PON 2020 di Papua. Pak Presiden (Joko Widodo) menyampaikan agar disemarakkan. Untuk itu, saya ingin PON nanti harus diketahui oleh masyarakat luas, jangan sampai tidak tahu,” kata Menpora Zainudin di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

PON Papua akan terselenggara pada 20 Oktober – 2 November 2020. Persiapan penyelenggaraan terutama venue pun terus digeber pengerjaannya.

Tak hanya itu, tugas terdekat Zainudin yakni melanjutkan program Menpora sebelumnya soal SEA Games 2019 Filipina yang dihelat akhir November.

Selain dua tugas pokok itu, Menpora juga mendapat tugas khusus dari Presiden yakni meningkatkan prestasi olahraga, termasuk juga sepak bola.

Rekomendasi Untuk Anda

Menpora ingin olahraga yang digemari masyarakat Indonesia itu bisa menorehkan prestasi baik dilevel usia dini hingga senior.

“Salah satunya olahraga sepak bola. Beliau menekankan kepada saya untuk bagaimana menata kembali, kok usia dini (sepak bola) kita bagus, dan senior kenapa tidak, apa yang salah,”

“Saya akan diskusi nanti, beliau berbicara secara umum, dan menaruh perhatian yang besar. Masa banyak penduduk kita, nggak bisa menghasilkan timnas yang bagus. Tentunya kita ingin sepak bola kita berprestasi baik di level Asia, bahkan internasional,” tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas