Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mengenal Indra Wijaya, Sang Mantan Tunggal Putra Andalan Indonesia, Kini Jabat Pelatih Malaysia

Indra Wijaya dapat dikatakan sebagai salah satu mantan pebulu tangkis andalan Indonesia yang saat ini menempuh karir sebagai pelatih di Malaysia.

Mengenal Indra Wijaya, Sang Mantan Tunggal Putra Andalan Indonesia, Kini Jabat Pelatih Malaysia
instagram/indrawijayaofficial
Pelatih tunggal putri Malaysia yang berdarah Indonesia, Indra Wijaya 

Sosok Panutan Indra Wijaya Meniti Jalan Karir Pelatih

Indra Wijaya yang merupakan seorang pelatih bulu tangkis asal Indonesia baru saja mendapat kepercayaan untuk menangani tim tunggal putri Malaysia.

Sebelumnya, Indra Wijaya didapuk sebagai assisten pelatih tunggal putra Malaysia sejak tahun 2016.

Ia bekerjasama dengan Hendrawan dalam mengangkat performa sektor tunggal putra Malaysia.

Perombakan yang dilakukan oleh Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) beberapa waktu lalu membuat Indra Wijaya kini mendapat tantangan baru.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut kini mendapat tuga cukup berat menjadikan sektor tunggal Malaysia disegani dunia.

Baca: Jajaran Pelatih Bulutangkis Malaysia Didominasi Orang Indonesia, Sang Mantan Ingatkan BAM

Baca: Indra Wijaya Berang Dengar Sebutan Kamp Indonesia di Jajaran Pelatih Malaysia

Hsienhu (tengah) bersama Indra (kiri) dan saudaranya Candra ketika mereka masih kecil.
Hsienhu (tengah) bersama Indra (kiri) dan saudaranya Candra ketika mereka masih kecil.

Dilansir The Star, Indra Wijaya mengaku sudah memiliki sosok yang akan menjadi inspirasinya dalam menjalani peran barunya tersebut.

Indra Wijaya mengungkapkan akan menjadikan sosok Tang Hsienhu atau Tong Sin Fu (nama Indonesia dan pemberian orang tuanya ) sebagai inspirasinya untuk berkarya sekaligus menuai kesuksesan dalam bidangnya.

Perlu diketahui, Tang Hsienhu sendiri merupakan mantan pelatih Indra Wijaya ketika masih berusia 13 tahun.

Indra Wijaya yang saat itu meniti karir sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia tumbuh dewasa di bawah bimbingan Tang Hsienhu.

Tang Hsienhu sendiri merupakan pebulu tangkis yang pernah bermain untuk Indonesia pada periode tahun 1961 hingga 1979.

Baca: Lee Chong Wei Sebut Perjuangan Lin Dan Demi Gapai Olimpiade Kelima Amat Sulit

Sebelum akhirnya ia beralih ke jenjang pelatih mulai tahun 1981.

Dia bergonta-ganti kamp antara Indonesia dan China beberapa kali dalam karir kepelatihannya.

Tercatat, ia pernah merintis karir pelatih di tanah air pada tahun 1981 dan 1987-1998.

Sementara bersama China, Tang Hsienhu melatih tahun 1982-1987 dan 1998-2010).

Pelatih tunggal putri Malaysia yang berdarah Indonesia, Indra Wijaya
Pelatih tunggal putri Malaysia yang berdarah Indonesia, Indra Wijaya (instagram/indrawijayaofficial)

Salah satu fakta menarik dibalik sosok Tang Hsienhu, ia menjadi tokoh paling berpengaruh bagi juara dunia lima kali, Lin Dan.

Keberhasilan Lin Dan meraih Olimpiade 2008 juga disebut-sebut atas peran penting Tang Hsienhu.

Indra Wijaya yang baru saja didapuk menjalani peran baru sebagai pelatih tunggal putri Malaysia akan menjadikan sosok Tang Hsienhu sebagai panutannya.

"Saya merasa senang dengan peran baru di BAM," ujar Indra Wijaya.

"Saya ingin menjadi pelatih yang baik seperti mentor saya (red: Tang Hsienhu) dan saya percaya itu merupakan tanggung jawab saya untuk mempertahankan nama dan reputasinya," lanjutnya.

Baca: Menelisik Perseteruan Hebat Dua Raja Bulu Tangkis Dunia, Lee Chong Wei vs Lin Dan

Baca: Mengulas Sosok Magnus Johannesen, Tunggal Putra Masa Depan Denmark yang Idolakan Momota

Lebih lanjut, Indra Wijaya mencoba mengenang kala dirinya mulai dilatih oleh Tang Hsienhu saat masih berusia 13 tahun.

"Bersama Candra Wijaya (adik lelakinya), saya bergabung dengannya di tim nasional," ujar Indra Wijaya.

"Saya sudah belajar banyak darinya, dia mengajari saja tidak hanya trik dalam bulu tangkis tetapi juga bagaiman menjadi orang baik dalam kehidupan," sambung pelatih yang pernah menangani Korea Selatan tersebut.

Baca: Lima Pemain Baru Ganda Putra Dunia Paling Potensial Versi Mathias Boe, Ada Wakil Indonesia

Indra Wijaya bahkan mengakui dirinya masih berkomunikasi aktif dengan mantan pelatihnya tersebut.

"Aku masih tetap berhubungan dengan Tang Hsienhu, bahkan ketika ia merayakan ulanga tahunnya yang ke-74 tahun ini," sambungnya.

"Saya mendapatkan beberapa masukan pelatihan darinya secara teratur juga, dia akan selalu menjadi guruku," pungkasnya.

Menarik untuk melihat bagamana kiprah Indra Wijaya untuk bisa mengangkat performa sektor tunggal putri Malaysia dalam beberapa waktu kedepannya.

(Tribunnews/Dwi Setiawan)

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas