Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Profil Yanthi Fuchianty: Andalan Indonesia di Balap Sepeda yang Sempat Ingin Jadi Agen Rahasia

Yanthi Fuchianty menjalani kehidupan altet profesional mulai dari nol dengan penuh perjuangan. Ini kisahnya

Profil Yanthi Fuchianty: Andalan Indonesia di Balap Sepeda yang Sempat Ingin Jadi Agen Rahasia
Tribunjogja/Bayu Rusbianto
Yanthi Fuchianty. 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Torehan banyak prestasi baik di tingkat nasional dan internasional, membuat nama wanita ini dikenal di dunia olahraga balap sepeda.

Perempuan dengan rambut panjang sebahu ini tercatat sebagai salah satu atlet balap sepeda unggulan Indonesia ketika bertanding di ajang balap sepeda dunia.

Yanthi begitu sapaan akrab dari wanita bernama lengkap Yanthi Fuchianty tersebut.

Mulai dari PON hingga tingkat Asian Games nama Yanthi hampir pasti masuk tim balap sepeda untuk mewakili Indonesia.

Karier keatletan Yanthi dimulai sejak ia duduk di bangku SMA.

Seorang kolega mempertemukan Yanthi yang kala itu hobi olahraga kepada pegiat balap sepeda.

Alhasil Yanthi menjalani kehidupan altet profesional mulai dari nol dengan penuh perjuangan.

Sesekali pada redaksi Inspiring Beauty Yanthi tersenyum simpul tatkala teringat ketika ia menjalani latihan keras sehingga bisa menorehkan prestasi di tingkat dunia.

"Boleh dibilang latihan ku dulu sangat disiplin dan keras. Jangankan soal latihan, soal attitude dan cara berpenampilan juga diatur.

Aku paham maksud dari semua itu adalah agar kita menjadi seorang atlet yang benar-benar profesional mampu berprestasi di tingkat dunia dan itu sudah terbukti," ungkap Yanthi.

Yanthi mencontohkan, penampilannya yang sekarang dengan rambut panjang sebahu adalah pemandangan yang sangat langka baginya.
Selama ini selama mengikuti pelatihan atlet profesional, rambut Yanthi hampir selalu pendek, serupa potongan kaum Adam pada umumnya.
Kebijakan soal penampilan diakui Yanthi sempat membuatnya bertanya tanya.
Hanya, ia kemudian menyadari bahwa semua peraturan diterapkan untuk kebaikan dirinya sendiri sebagai seorang atlet.
Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas