Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Zainudin Amali: Pengabdian Wismoyo Arismunandar di Dunia Olahraga Begitu Terasa

Zainudin Amali turut berdukacita atas meninggalnya mantan Ketua Umum KONI Pusat, Wismoyo Arismunandar.

Zainudin Amali: Pengabdian Wismoyo Arismunandar di Dunia Olahraga Begitu Terasa
tribunnews.com/abdul majid
Zainudin Amali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali turut berdukacita atas meninggalnya mantan Ketua Umum KONI Pusat, Wismoyo Arismunandar.

Wismoyo Arismunandar wafat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Kamis (28/1/2021) pagi.

Jenazah mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu dari rumah sakit akan disemayamkan di kediaman Jl Gempol no 10 Raya Bambu Apus Jakarta Timur. Baru selanjutnya dibawa ke Giribangun, Solo.

“Menpora RI & keluarga besar Kemenpora sangat berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Bapak Wismoyo Arismunandar (Mantan Ketum KONI Pusat),” kata Menpora kepada Tribunnews melalui pesan singkat.

“Beliau telah mengabdikan dirinya di kedinasan TNI selama puluhan tahun. Pengabdian beliau di dunia olahraga juga begitu terasa, bahkan jauh sebelum jadi Ketum KONI Pusat pun beliau sudah aktif mengurus cabor sejak beliau masih aktif dinas di TNI,” sambungnya.

Menpora juga menilai Wismoyo merupakan sosok pemberi motivasi  yang andal bagi prajurit dan para atlet.

Salah satu yang masih diingatnya adalah kebiasaan beliau melakukan tepuk tangan  bersama para atlet dan pelatih dalam durasi beberapa menit untuk memberi semangat setiap beliau hadir mengunjungi atlet dan pelatih di pelatnas maupun saat akan memulai pertandingan untuk setiap cabor.

“Ternyata kebiasaan baik itu juga terlihat saat beliau berada di tengah-tengah prajurit. Banyak prestasi olahraga yang membanggakan ketika kepemimpinan beliau, diantaranya Indonesia menjadi juara umum Sea Games tahun 1997,” kata Menpora.

“Beliau adalah Pemimpin pemersatu. Dunia olahraga Indonesia merasakan kehilangan walaupun beliau sudah lama tidak aktif berkecimpung lagi dalam kegiatan olahraga di tanah air,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas