Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Muda Lagi, Greysia Polii Dapat Program Khusus dari Pelatih Eng Hian

Greysia/Polii jadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses meraih juara di Yonex Thailand Open 2021 usai mengalahkan tuan rumah

Tak Muda Lagi, Greysia Polii Dapat Program Khusus dari Pelatih Eng Hian
Tribunnews/Jeprima
Atlet bulu tangkis All England Indonesia, Greysia Polii (kanan) dan Marcus Gideon saat konferensi pers sesaat setelah mereka tiba kembali di Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (22/3/2021) malam. Tim All England Indonesia dipaksa mundur dari kejuaraan All England 2021 setelah 20 dari 24 anggota tim menerima surat elektronik atau e-mail dari National Health Service (NHS) Inggris terkait kebijakan pada masa pandemi Covid-19 yang berlaku di negara tersebut. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian mengatakan dirinya kini tengah menyiapkan program latihan yang tepat untuk Greysia Polii.

Menurutnya, Greysia yang kini sudah menginjak usia 33 tahun pastinya mengalami penurunan fisik.

Program latihan itu disiapkan guna menjaga penampilan Greysia bersama Apriani yang masih jadi andalan Indonesia di sektor ganda putri.

Baca juga: Soroti Insiden All England, Pesan Greysia Polii Buat Netizen Indonesia: Jangan Cepat Marah-Marah

Lebih khusus persiapan mereka untuk tampil di Olimpiade Tokyo mendatang.

“Tentu ada tantangannya. Salah satunya Greysia. Saya harus buat program lagi seiring usianya bertambah. Dia bukan pemain muda lagi, tentu fisik tahun lalu dan tahun ini, karena usia bertambah, pasti ada perbedaan,” kata Eng Hian dalam bincang-bincang bersama awak media secara daring, Rabu (7/3/2021).

Baca juga: Greysia Polii Ungkap Jawaban Mengagetkan BWF Saat Tim Indonesia Lapor dapat Email dari NHS

“Tapi komitmen Greysia dan penataan program dan staf pelatih PBSI dari fisik, gizi, sport science dll, ini akan dimaksimalkan sekali. Untuk program akan kita atur lagi agar peak performance nya ada di olimpiade,” lanjutnya.

Seperti diketahui, penampilan apik Greysia Polii/Apriyani Rahayu telah dibuktikan saat tampil pada tiga kejuaraan di Thailand pada awal tahun lalu.

Greysia/Polii jadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses meraih juara di Yonex Thailand Open 2021 usai mengalahkan tuan rumah, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

Baca juga: Serbuan Warganet ke BWF Belum Berhenti, Dianggap Caper Unggah Foto Putri KW di Orleans Masters

Sementara di Toyota Thailand Open, Greysia/Apriyani mencapai babak semifinal.

Sementara di BWF World Tour Finals, mereka gagal lolos ke babak empat besar usai disingkirkan wakil Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean.

Sebelum tampil di Olimpiade pada Juli mendatang, Greysia/Apriyani dipersiapkan tampil di dua turnamen yakni di Malaysia dan Singapura.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas