Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sandiaga Uno Kembali Lakukan I'tikaf Run: Jaga Kondisi Tetap Fit

Sandiaga Uno kembali menjalani tradisi atau rutinitasnya di 10 malam hari terakhir di bulan Ramadhan yakni I'tikaf Run.

Sandiaga Uno Kembali Lakukan I'tikaf Run: Jaga Kondisi Tetap Fit
tribunnews.com/jeprima
Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan I'tikaf Run atau berlari di 10 hari malam terakhir Bulan Ramadhan bersama komunitas lari Jakarta, Sabtu (8/5/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno kembali menjalani tradisi atau rutinitasnya di 10 malam hari terakhir di bulan Ramadhan yakni I'tikaf Run.

Itikaf Run dikatakan Sandiaga ia lakukan guna tetap menjaga kondisi tubuh tetap prima dan setelah itu dilanjutkan dengan ibadah i'tikaf guna mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Dalam Itikaf Run kali ini, Sandiaga Uno berlari bersama sekitar 20 pelari yang berasal dari komunitas lari di Jakarta dan turut ikut pula General Manager Event Organizer Tribunnews, Gunawan Samiadji.

Aktivitas lari dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. Start di Nur Corner yang tak jauh dari kediaman Sandiaga Uno di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Meski diguyur hujan dengan intensitas sedang, Sandiaga Uno bersama para pelari lainnya tetap semangat berlari sejauh 5 km; mulai dari Senopati kemudian mengitari area SCBD lalu kembali lagi ke Senopati tepatnya di Nur Corner.

“Ya, tahun lalu kami tidak kumpul seperti ini karena masih covid, tapi saya tetap lari hanya berdua atau bertiga saja. Memang ini biasa saya lakukan di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan,” kata Sandiaga usai berlari kepada Tribunnews, Sabtu (8/5/2021).

“Setelah lari bersama kemudian mandi bersuci diri dan berlanjut ibadah i'tikaf di 10 malam terakhir dan ini sudah menjadi tradisi dan rutinitas selain kita olahraga juga harapannya mendapatkan Lailatul Qadar,” lanjutnya.

Sandiaga juga menjelaskan para pelari yang ikut bersamanya juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Ia sadar betul di situasi yang masih pandemi Covid-19 ini, protokol kesehatan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh semua orang.

Sandiaga pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia di 10 malam terakhir bulan Ramadhan ini bisa turut memanjatkan doa agar Covid-19 bisa sirna di Indonesia.

“Ya karena kita masih situasi pandemi, kita harus hati-hati waspada protokol kesehatan dijaga 3 M terus testingnya juga diperluas ditingkatkan sebagian dari kita juga sudah divaksinasi,” kata Sandiaga.

“Kita berharap agar covid-19 ini bisa diatasi segera dan doa terbaik kita di malam-malam terakhir ini adalah bagaimana kita membantu upaya bersama untuk menekan lagi penularan Covid-19,” pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas