Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bulu Tangkis

Ratu Bulu Tangkis Dunia Asal Taiwan: Tai Tzu-ying, Juara Dunia yang Sedang Mengejar Gelar Doktor

Dia adalah Tai Tzu-ying, pebulu tangkis putri asal Taiwan. Dia pemain yang haus gelar juara dan juga selalu ingin terus belajar

Ratu Bulu Tangkis Dunia Asal Taiwan: Tai Tzu-ying, Juara Dunia yang Sedang Mengejar Gelar Doktor
Badminton Photo
Ratu bulu tangkis dunia asal Taiwan

TRIBUNNEWS.COM, TAIWAN- Dia adalah Tai Tzu-ying, ratu bulu tangkis asal Taiwan. Dia pemain yang haus gelar juara dan juga selalu ingin terus belajar. 

Pemain yang memenangkan kejuaraan dunia tunggal putri terbanyak di turnamen super bulu tangkis (super 500 keatas) dalam sejarah.

Dia juga pemegang rekor poin tertinggi di tunggal putri Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation, BWF).

Pebulutangkis putri yang saat ini menduduki peringkat "No.1 di dunia" dalam jumlah poin ini, tidak hanya memiliki gelar master saja, tetapi juga berhasil melanjutkan studi gelar doktor.

Dia menempuh pendidikan jenjang Strata 3 (S3). Tzu Ying baru telah meraih gelar magisternya di bidang penelitian dunia olah raga. Gelar S2 rupanya belum membuat Tzu Ying berpuas diri. Ia ingin meraih gelar doktor.

Ia adalah "juara olahraga" yang menekuni bidang olahraga dan akademis secara bersamaan. Penggemar bulu tangkis tentu tidak asing lagi dengannya, dia adalah Tai Tzu-ying dari Taiwan.

Ayah Tai Tzu-ying suka bermain bulu tangkis di waktu senggang, oleh sebab itu lapangan bulu tangkis adalah taman hiburan bagi Tai Tzu-ying dan adiknya saat mereka masih kecil.

Di bawah pengaruh terbiasa melihat sejak kecil, Tai Tzu-ying mulai bermain bulu tangkis sejak kelas tiga SD.

Ia memenangkan juara grup kedua dari Turnamen Bulutangkis Nasional Taiwan saat kelas enam SD.

Tai Tzu-ying mulai mengikuti kompetisi internasional pada usia 15 tahun. Ikut Olimpiade untuk pertama kalinya di usia 18 tahun dan memenangkan juara Turnamen Super pertama kali dalam karirnya.

Dia disebut sebagai "gadis jenius" berkat hasil gemilangnya.

Gaya permainan Tai Tzu-ying yang paling mengesankan adalah berbagai gerakan tipuan di lapangan yang sering kali mengecoh lawan mainnya berlari ke arah yang salah, atau langsung terdiam di tempat tanpa mampu menyelamatkan bola.

Sebenarnya, awal ketika Tai Tzu-ying mulai mendapat latihan formal bulu tangkis.

Banyak pelatih yang mencoba membenahi gerakannya yang tidak formal ini, namun Tai Tzu-ying bersikeras dengan cara permainannya sendiri.

Dia tidak sependapat bahwa setiap pemain harus mengikuti pola yang telah ditetapkan, yang membuatnya dijuluki "Ahlinya Tipuan" dan "Pesulap Lapangan". (*)

Penulis: Muhammad Barir
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas