Sorotan Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021: Nasib Merana Chan Peng Soon/Goh Liu Ying
Salah sorotan tajam yang menghiasi hasil cabor bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021 yakni nasib merana ganda campuran asal Malaysia.
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri

TRIBUNNEWS.COM - Salah sorotan tajam yang menghiasi hasil cabor bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021 yakni nasib merana ganda campuran asal Malaysia.
Pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying menjadi ganda campuran andalan Malaysia yang mengalami nasib apes di Olimpiade Tokyo 2021.
Berstatus sebagai runner-up ganda campuran perhelatan Olimpiade edisi sebelumnya, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying seakan telah kehilangan sentuhan terbaiknya.
Dua kekalahan beruntun yang diterima ganda campuran nomor tujuh dunia itu menjadi bukti hilangnya sentuhan terbaik Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.
Baca juga: Rapor Sempurna Bulutangkis Indonesia di Olimpiade: Ginting Brilian, Senam Jantung ala Praveen/Melati
Baca juga: Olimpiade 2021 - Marcus/Kevin vs Rankireddy/Shetty, Modal Berharga The Minions Raih Kemenangan

Kekalahan perdana didapatkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying kala berhadapan dengan wakil Hongkong, Tang Chin Man/Tse Ying Suet.
Berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying kalah dalam permainan rubber game atas peringkat 13 dunia tersebut.
Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu dipaksa mengakui keunggulan lawannya dengan skor 18-21, 21-10, dan 16-21.
Kekalahan tersebut terasa menyesakkan mengingat itu menjadi kekalahan kelima beruntun sejak perempat final Malaysia Masters 2018.
Pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying tercatat hanya mampu meraih satu kemenangan dari enam pertemuan.

Satu-satunya kemenangan yang didapatkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying didapatkan saat menghadapi Tang Chun Man/Tse Ying Suet di babak 32 besar Taipei Open 2016.
Kekalahan itu menjadi pukulan telak bagi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang memang tampak memudar dalam beberapa tahun terakhir.
Peluang Chan Peng Soon/Goh Liu Ying untuk bisa lolos babak berikutnya juga semakin sulit.
Hal ini dikarenakan keduanya kembali menelan kekalahan dalam laga krusial pada pertandingan kedua hari ini, Minggu (25/7/2021).
Baca juga: Strategi Baru Chan Peng Soon/Goh Liu Ying Demi Lolos Lubang Jarum Olimpiade Tokyo 2021
Baca juga: Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021, Anthony Ginting Unggul Dua Set Langsung Atas Gergely Krausz
Pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying tak berdaya kala bertanding melawan wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herrrtrich.
Lewat permainan dua set langsung, duet ganda campuran Malaysia itu kalah dengan skor 12-21 dan 15-21.
Kekalahan tersebut semakin membuat posisi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying semakin terpojok.

Dengan menyisakan satu laga lagi, peluang keduanya untuk bisa lolos lubang jarum akan semakin sulit dicapai.
Apalagi pada laga terakhir Grup D, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying akan berhadapan dengan unggulan China, Wang Hilyu/Huang Dong Ping.
Bukan perkara mudah pula bagi Chan Peng Soon/Goh Liu Ying mengingat rekor buruk pertemuannya melawan peringkat satu dunia tersebut.
Baca juga: Hasil Bulutangkis Olimpiade 2021 - Gregoria Mariska Menang Mudah, Wakil Indonesia Belum Ada Celah
Jika ditelisik rekor pertemuan kedua pasangan ganda campuran tersebut, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying memang kerap kali kesulitan meladeni rivalnya asal Tiongkok tersebut.
Dari delapan rekor pertemuan terakhir, tujuh kemenangan memihak kepada pasangan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.
Hal itu menjadi indikasi betapa mendominasinya mereka atas Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di atas arena permainan.
Seandainya pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying kembali menelan kekalahan ketiga beruntun maka nasib keduanya dalam berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Tokyo 2021 tergolong merana.
Berita lainnya terkait Olimpiade Tokyo 2021
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)