Tribun Sport

Olimpiade 2021

Greysia Polii/Apriyani Ingin Cetak Sejarah, Bertekad Tampil Habis-habisan Demi Meraih Medali Emas

Guna mendapatkan medali emas, Apriyani dan Greysia Polii pun saling memberikan motivasi satu sama lain.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Dewi Agustina
Greysia Polii/Apriyani Ingin Cetak Sejarah, Bertekad Tampil Habis-habisan Demi Meraih Medali Emas
ALEXANDER NEMENOV / AFP
Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) merayakan setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. 

Kejadian Olimpiade 2012 London kala Greysia berpasangan dengan Meiliana Jauhari dijadikan pembelajaran baginya.

Seperti diketahui, sebelum memecahkan rekor di Olimpiade Tokyo 2020 ini, Greysia Polii pernah didiskualifikasi saat tampil di Olimpiade 2012.

Greysia Polii didiskualifikasi pada perhelatan olahraga multi cabang terbesar di dunia itu lantaran dianggap melanggar kode etik karena sengaja mengalah di babak Grup C cabor bulutangkis saat menghadapi Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea Selatan).

"Begitu banyak orang, bukan hanya saya yang telah melalui kesulitan dan momen tak terlupakan juga," kata Greysia.

Greysia Polii Indonesia (atas kiri) dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kanan atas) merayakan setelah memenangkan pertandingan perempat final bulu tangkis ganda putri melawan Li Yinhui dan Du Yue China (kanan bawah) selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021.
Greysia Polii Indonesia (atas kiri) dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kanan atas) merayakan setelah memenangkan pertandingan perempat final bulu tangkis ganda putri melawan Li Yinhui dan Du Yue China (kanan bawah) selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. (Pedro PARDO / AFP)

"Saya kira Olimpiade London mengajari saya untuk tidak pernah menyerah pada impian Anda. Dan saya tahu saya tidak hanya mengatakannya, saya ingin bersungguh-sungguh. Setiap hari dalam hidup saya. Saya hanya benar-benar menjalani hari demi hari," sambung Greysia.

"Ini hanya bonus dari Tuhan bahwa saya bisa berada di sini, di final Olimpiade 2021 dan saya tidak muda lagi," ujar wanita 33 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Greysia Polii mengatakan kemenangan di laga ini juga merupakan kerja keras dirinya bersama Apriyani.

Seperti diketahui, Greysia/Apriyani telah melakukan pertemuan sebanyak delapan kali dengan wakil Korea Selatan, Lee Sohee/Shin Seungchan.

Dari delapan pertemuan terakhir sebelumnya, Greysia/Apriyani mengoleksi lima kali kemenangan dan dengan kemenangan tadi kini dirinya mencatatkan enam kali kemenangan.

"Ini luar biasa. Saya kira situasi dan kondisi di lapangan benar-benar bersama kami," kata Greysia.

Baca juga: Menpora Bangga Prestasi Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020

Halaman
1234
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas