Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

H Asep Bahrudin Berharap Bodisa Bisa Gelar Kejuaraan Otomotif Seperti Trendypromo Mandira

Haji Asep Bahrudin mungkin belum setenar tokoh-tokoh otomotif lainnya di negeri ini.

H Asep Bahrudin Berharap Bodisa Bisa Gelar Kejuaraan Otomotif Seperti Trendypromo Mandira
Dok. pribadi
H Asep Bahrudin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Haji Asep Bahrudin mungkin belum setenar tokoh-tokoh otomotif lainnya di negeri ini.

Kendati demikian, kerja kerasnya dalam membesarkan Bodisa layak dikagumi, patut dicontoh.

Tidak mengherankan jika kelak, ke depannya, namanya dan juga nama Bodisa akan jauh lebih terkenal. Tak sekadar sebagai sebuah event-organizer (EO) atau penyelenggara berbagai kegiatan otomotif yang piawai bermain di “pinggiran”.

Bodisa baru saja sukses mementaskan kompetisi balap motor (drag bike) dan balap mobil jarak pendek (drag race) di Sirkuit Cicangkal, desa Rumpin, Bogor, pada Sabtu dan Minggu, 11-12 September 2021.

Bekas landasan udara TNI AU itu dijadikan ajang balap motor dan mobil resmi oleh H. Asep Bahrudin melalui Bodisa.

Itu sudah rutin dilakukan selama beberapa tahun di belakang. Maka, setiap ada event balap motor dan mobil Bodisa, roda perekonomian juga berputar. Warga setempat memanfaatkannya dengan maksimal. Para pedagang kecil, dari penjual minuman dan makanan, “tumplek blek” di sana.

Dia juga mampu menciptakan sinergi yang baik dengan berbagai pihak, dengan melibatkan keikutsertaan masyarakat setempat, unsur keamanan, kepolisian, dan juga kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tangsel untuk membuat kawasan tersebut steril, aman dan nyaman, melalui penyemprotan desinfektan Covid-19.

“Sampai  ketemu lagi di akhir bulan Oktober. Untuk sisa kegiatan tahun 2021 ini, Insya Allah, akhir bulan Oktober dan pertengahan Desember,” ungkap Pak Haji, sapaan akrabnya, Senin (13/9/2021) pagi.

Dia bersemangat menceritakan sejarah keberadaan Bodisa. Bodisa, ceritanya, berdiri menjelang akhir tahun.

“Pas krisis moneter (krismon). Saya dirumahkan (PHK) dari Humpuss Trading. Saya buka bengkel motor, namanya ND, singkatan dari nama anak saya, Nurul Dara,” paparnya.

Halaman
12
Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas