Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bulutangkis

Mengulas Sejarah Bulu Tangkis, Berawal dari Tanah Inggris hingga Cikal Bakal All England

Mengenal sejarah olahraga bulu tangkis yang menjadi salah satu cabang olahraga yang digemari di Indonesia.

Mengulas Sejarah Bulu Tangkis, Berawal dari Tanah Inggris hingga Cikal Bakal All England
Pedro PARDO / AFP
Greysia Polii (kanan) dari Indonesia melakukan pukulan di sebelah Apriyani Rahayu dari Indonesia dalam pertandingan perempat final bulu tangkis ganda putri melawan Li Yinhui dari China dan Du Yue dari China selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 29 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang digemari di Indonesia.

Dalam berbagai kejuaraan internasional, bulu tangkis menjadi cabang olahraga yang bisa mengharumkan Indonesia.

Terbukti baru-baru ini, cabang olaraga bulu tangkis menjadi penyumbang medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Medali emas yang disumbangkan cabang olahraga bulu tangkis diraih oleh pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV/AFP)
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Alexander NEMENOV/AFP) (AFP/ALEXANDER NEMENOV)

Di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

Tidak hanya itu, cabang olahraga bulu tangkis juga menjadi penyumbang terbanyak untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

Anthony Sinisuka Ginting (tengah) dari Indonesia merayakan dengan seorang pelatih setelah mengalahkan pemain Guatemala Kevin Cordon dalam pertandingan perebutan medali perunggu tunggal putra bulu tangkis selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). (Foto oleh Pedro PARDO / AFP)
Anthony Sinisuka Ginting (tengah) dari Indonesia merayakan dengan seorang pelatih setelah mengalahkan pemain Guatemala Kevin Cordon dalam pertandingan perebutan medali perunggu tunggal putra bulu tangkis selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). (Foto oleh Pedro PARDO / AFP) (AFP/PEDRO PARDO)

Dari total raihan sembilan medali kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo, cabang olahraga bulu tangkis sukses menyumbangkan enam medali.

Dari keenam medali tersebut, terdiri dari dua emas, dua perak, dan dua perunggu.

Dua medali emas disumbangkan dari atlet kategori ganda putri dan ganda campuran.

Khalimatus Sadiyah (21) di kanan dan Leani Ratri Oktila (30) di kiri melambaikan tangan memperoleh medali emas di akhir upacara penyerahan medali emas Paralimpiade Tokyo, Sabtu (4/9/2021).
Khalimatus Sadiyah (21) di kanan dan Leani Ratri Oktila (30) di kiri melambaikan tangan memperoleh medali emas di akhir upacara penyerahan medali emas Paralimpiade Tokyo, Sabtu (4/9/2021). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Atlet ganda putri yang berhasil meraih emas adalah pasangan Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah.

Halaman
1234
Penulis: Laura Hilmi
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas