Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Piala Thomas 2020

Jonatan Christie: Pertandingan Melawan Aljazair Kemarin Telah Memberi Banyak Pelajaran

Tim Bulutangkis Putra Indonesia diharapkan lebih mempersiapkan diri menyambut pertandingan kedua penyisihan Grup A Piala Thomas 2020, melawan Thailand

Jonatan Christie: Pertandingan Melawan Aljazair Kemarin Telah Memberi Banyak Pelajaran
ALEXANDER NEMENOV / AFP
Jonatan Christie 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Bulutangkis Putra Indonesia diharapkan lebih mempersiapkan diri menyambut pertandingan kedua penyisihan Grup A Piala Thomas 2020, melawan Thailand. 

Laga antara Skuad Merah-putih melawan Thailand akan berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021) besok.

Pemain Negeri Gajah Putih diyakini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan Aljazair, yang ditumbangkan Indonesia 5-0 di pertandingan pertama penyisihan kompetisi beregu putra tersebut.

"Menghadapi Thailand yang pasti tidak mudah karena kualitas pemainnya jauh lebih baik dibanding Aljazair," tutur Hendra Setiawan, Kapten Tim Piala Thomas, Minggu (10/10/2021).

Kemenangan 5-0 atas Aljazair, diyakini menjadi modal penting Jonatan Christie dkk menyambut laga melawan Thailand. 

"Tapi yang pasti pertandingannya nanti akan lebih sulit dan tidak gampang," ujar Hendra.

Pemain sektor tunggal putra Indonesia, Mohammad Ahsan berharap koleganya di kompetisi beregu putra lebih mempersiapkan diri untuk melawan Thailand. 

"Kemenangan melawan Aljazair kemarin tentu menjadi bekal menghadapi pertandingan berikutnya lawan Thailand. Tapi kita harus lebih siap dan lebih fight lagi," kata Ahsan.

Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mengatakan, pertandingan melawan Aljazair kemarin telah memberi banyak pelajaran. 

Seperti adaptasi dengan penguasaan lapangan, jenis shuttlecock yang digunakan, dan tata lampu bisa dimanfaatkan sebagai bekal menghadapi Thailand. 

"Dari pertandingan lawan Aljazair saya bisa mencari tahu seperti apa kondisi di tengah lapangan, begitu juga shuttlecock, sehingga saat menghadapi Thailand kita sudah mendapatkan gambaran harus main seperti apa," ujar Jonatan.

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas